Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Dua Bom Meledak Sekaligus di Turki, 30 Orang Tewas

Rendy NugrohoRendy Nugroho - Sabtu, 10 Oktober 2015
Dua Bom Meledak Sekaligus di Turki, 30 Orang Tewas

Ledakan bom terjadi di Ankara, Turki, Sabtu (10/10). (Foto: Telegraph)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Internasional - Dua ledakan bom bersamaan mengguncang daerah di dekat stasiun kereta di Ankara, Sabtu (10/10). Insiden ledakan bom kembar ini terjadi di tengah pawai warga etnis Kurdi di Ibu Kota Turki. Demikian seperti dilaporkan laman Reuters.

Pemerintah Turki secara resmi telah menyebut ledakan tersebut sebagai aksi terorisme. Pemerintah juga mengatakan akan segera melakukan investigasi atas kasus ini. 

Berdasarkan data Kementrian Dalam Negeri Turki, korban tewas sedikitnya mencapai 30 orang dan kemungkinan bertambah. Sedangkan korban cedera mencapai 126 orang.

Perdana Menteri Ahmet Davutoglu langsung melakukan pertemuan darurat dengan jajaran pejabat kepolisian dan pejabat intelijen negara tersebut.

Sebelumnya, insiden terorisme terakhir kali terjadi di Ankara adalah bom bunuh diri dekat pusat perbelanjaan Ulus pada 2007. Dalam ledakan yang dilakukan militan PKK itu, enam orang tewas, sedangkan 121 cedera berat.

Sejauh ini belum diketahui siapa dalang yang berkepentingan meneror pawai orang-orang Kurdi di Ankara. Turki dan Partai Pekerja Kurdistan (PKK) sebulan terakhir terlibat kontak bersenjata di perbatasan.

Seperti diketahui, warga etnis Kurdi sejak 1984 silam mencoba memisahkan diri dari Turki karena adanya perbedaan bahasa dan budaya. Kelompok bersenjata PKK akhirnya terbentuk, memicu tewasnya 40 ribu orang karena kontak senjata maupun terorisme.

Baca Juga:

20 Orang Tewas dalam Ledakan Bom Mobil di Suriah

40 Orang Tewas dalam Serangan Bom di Masjid Nigeria

7 Orang Tewas dalam Ledakan Bom di Masjid Yaman

Paket Diduga Bom Gegerkan Tangsel

Tersangka Bom Tiongkok Tewas dalam Ledakan

#Turki #Pasukan Kurdi #Ancaman Teroris #Teror Bom
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Teror Bom SDN Jagakarsa Bukan Keisengan Pertama MY, Pernah Kirim Pesan Serupa ke Pak RT
MY (34), tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, ternyata pernah iseng kirim pesan ancaman serupa ke ketua RT. Kini ia dijerat Pasal 601 KUHP dengan ancaman hukuman hingga seumur hidup.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Teror Bom SDN Jagakarsa Bukan Keisengan Pertama MY, Pernah Kirim Pesan Serupa ke Pak RT
Indonesia
Didampingi Orangtuanya, Pelajar 17 Tahun Perakit Bom MAN 3 Diperiksa di Polres Padang
Polresta Padang memeriksa pelajar 17 tahun terduga perakit bom rakitan di MAN 3 Padang. Pemeriksaan dilakukan dengan pendampingan orangtua
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Didampingi Orangtuanya, Pelajar 17 Tahun Perakit Bom MAN 3 Diperiksa di Polres Padang
Indonesia
Ancaman Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa di Mata Densus 88 Bukan Terorisme
Densus 88 menyatakan ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, tidak memenuhi unsur tindak pidana terorisme. Penanganan kasus dilimpahkan ke Polres Metro Jakarta Selatan.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Ancaman Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa di Mata Densus 88 Bukan Terorisme
Indonesia
Ledakan Bom MAN 3 Padang, Pelajar Terduga Pelaku Terinspirasi Kasus SMAN 72 Jakarta
Ledakan bom rakitan terjadi di MAN 3 Padang, Sumatera Barat. Densus 88 mengamankan pelajar 17 tahun yang mengaku terinspirasi kasus SMA Negeri 72 Jakarta 2025. Tidak ada korban jiwa.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Ledakan Bom MAN 3 Padang, Pelajar Terduga Pelaku Terinspirasi Kasus SMAN 72 Jakarta
Indonesia
Polisi Tetapkan Tersangka Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Terancam 20 Tahun Penjara
Tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi terancam 20 tahun penjara. Pelaku mengaku, motifnya hanya iseng.
Soffi Amira - Selasa, 14 Juli 2026
Polisi Tetapkan Tersangka Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Terancam 20 Tahun Penjara
Indonesia
Sempat Berdalih Iseng, Status MY Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Naik Jadi Tersangka
Polisi menetapkan MY (34) sebagai tersangka kasus teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jakarta Selatan. MY dijerat Pasal 601 KUHP
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Sempat Berdalih Iseng, Status MY Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Naik Jadi Tersangka
Indonesia
Kondisi SDN Srengseng Sawah 15 Setelah Ancaman Bom, Sekolah Kembali Normal
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan aktivitas belajar di SDN Srengseng Sawah 15 kembali normal setelah ancaman bom dipastikan tidak terbukti.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
Kondisi SDN Srengseng Sawah 15 Setelah Ancaman Bom, Sekolah Kembali Normal
Indonesia
Bilang Motifnya Iseng, Pelaku Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Akan Dites Kejiwaan
Polisi akan melakukan tes kejiwaan terhadap MY (34), pelaku teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa, yang mengaku motifnya cuma iseng.
Wisnu Cipto - Senin, 13 Juli 2026
Bilang Motifnya Iseng, Pelaku Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Akan Dites Kejiwaan
Indonesia
Pelaku Teror Bom SDN 15 Srengseng Sawah Ditangkap, Polisi Dalami Motif dan Keterlibatan Pihak Lain
Polisi menangkap MY (34), pria yang diduga mengirim ancaman bom ke SDN 15 Srengseng Sawah, Jagakarsa. Pelaku mengaku melakukan aksi tersebut karena iseng.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 Juli 2026
Pelaku Teror Bom SDN 15 Srengseng Sawah Ditangkap, Polisi Dalami Motif dan Keterlibatan Pihak Lain
Indonesia
SDN 15 Pagi Jagakarsa Bangkit Tanpa Trauma Pasca Teror Bom, KBM Jalan Terus!
Guru dan siswa SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa tidak mengalami trauma pasca-teror bom. KBM kembali normal besok dengan sinergi kepolisian dan Dinas PPAPP DKI Jakarta.
Wisnu Cipto - Senin, 13 Juli 2026
SDN 15 Pagi Jagakarsa Bangkit Tanpa Trauma Pasca Teror Bom, KBM Jalan Terus!
Bagikan