DPR Pertanyakan Kesanggupan Bulog Mengimpor Sapi

Luhung SaptoLuhung Sapto - Senin, 10 Agustus 2015
DPR Pertanyakan Kesanggupan Bulog Mengimpor Sapi

Gedung MPR DPR DPD (Foto: MerahPutih/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih, Bisnis-Di tengah rencana Pemerintah melakukan impor sapi, kesanggupan Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Bulog) dipertanyakan anggota DPR.

“Sekarang menteri pertanian bilang akan mengambil kebijakan agar hanya Bulog yang diberi hak untuk impor 100.000 sapi bakalan. Apakah menteri pertanian sudah bertanya kesanggupan Bulog melakukan hal ini dalam waktu singkat?," kata anggota DPR, Daniel Johan di Jakarta, Senin (10/8) seperti dikutip Antara.

"Oleh Bulog, mau taruh di mana sapinya untuk digemukkan? Mau ditaruh di gudang-gudang Bulog dan sapinya disusun ke atas seperti beras?” kata dia. Kalau pun Bulog sanggup, kata dia, penggemukan sapi itu butuh waktu tiga bulan agar siap untuk dipotong.

"Lalu, katanya, bulan Agustus-November sebelum siap dipotong siapa yang menjamin ketersediaan daging sapi? Menteri pertanian kok jadi seperti tidak memahami persoalan. “Alasan Mentan karena persediaan sapi lokal mencukupi padahal tidak,” kata Johan.

Ia menyebutkan, kebutuhan daging sapi nasional per tahun adalah 653.000 ton atau setara 3.657.000 sapi atau rata-ratanya per bulan dibutuhkan sekitar 305.000 sapi.

Dari kebutuhan ini, produksi daging sapi dalam negeri hanya 406.000 ton atau 2.339.000 sapi. Sehingga ada kekurangan pasokan dari sapi lokal untuk kebutuhan nasional sebesar 247.000 ton daging sapi atau setara 1.383.000 sapi.

Dari kekurangan ini, akan cukup bila setiap triwulan dilakukan impor 250.000 sapi hasil penggemukan (bukan daging agar di nasional ada nilai tambahnya dengan industri penggemukan).

Triwulan ketiga, mulai Juli, Amran (dari kalangan pendukung dan nonpartai politik presiden saat ini) mengambil kebijakan mendadak yang hanya membolehkan impor sebesar 50.000 ekor saja dari kebutuhan 250.000 sapi.

"Sehingga jelas saat ini Indonesia sangat kekurangan stok sehingga tidak heran harga daging melambung tinggi,” kata politisi PKB itu.

Bagi dia, alasan Menteri Pertanian, Andi Amran tentang impor 50.000 sapi bakalan itu karena persediaan sapi lokal mencukupi merupakan alasan yang tidak masuk akal.

"Oleh karena itu, menteri pertanian harus bertanggung jawan atas kenaikan harga daging sapi yang sangat memberatkan rakyat umum maupun pihak terkait seperti tukang bakso, penjual sapi, pemotong hingga kuli angkut,” kata Johan. (Luh)

Baca Juga: 

Menko Perekonomian Sebut Harga Daging Sapi Tidak Rasional

Pemerintah Harus Hitung Ulang Kebutuhan Daging Sapi dalam Negeri

Pemerintah Kalkulasi Suplai Daging Sapi dan Kebutuhan Dalam Negeri

#Impor Sapi #Harga Daging Sapi
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Indonesia
Update Harga Pangan 5 Juni 2026: Cabai Rawit Merah Makin Pedas Nyaris Tembus Rp70 Ribu, Minyak Goreng Curah Bikin Garuk Kepala
Sengatan harga tidak hanya berasal dari varian cabai rawit, namun juga merembet ke komoditas bawang dan pasokan beras nasional
Angga Yudha Pratama - Jumat, 05 Juni 2026
Update Harga Pangan 5 Juni 2026: Cabai Rawit Merah Makin Pedas Nyaris Tembus Rp70 Ribu, Minyak Goreng Curah Bikin Garuk Kepala
Indonesia
80 Persen Susu Indonesia Ternyata Impor, DPR RI Desak Kementan Susun Aksi Nyata Sekarang Juga
Panggah mendesak kementerian terkait segera merumuskan langkah konkret yang lebih fokus dan terukur untuk menyelamatkan industri susu nasional
Angga Yudha Pratama - Jumat, 10 April 2026
80 Persen Susu Indonesia Ternyata Impor, DPR RI Desak Kementan Susun Aksi Nyata Sekarang Juga
Indonesia
BUMD Dharma Jaya Bikin Kadang Sapi Kapasitas 1.000 Ekor, Penuhi Kebutuhan Daging Warga Jakarta
Pada 2026 pihaknya menargetkan pemasukan sapi hidup hingga 10.000 ekor. Namun kuota yang diberikan Kementerian Pertanian hanya 7.500 ekor.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 06 Maret 2026
BUMD Dharma Jaya Bikin Kadang Sapi Kapasitas 1.000 Ekor, Penuhi Kebutuhan Daging Warga Jakarta
Indonesia
Dunia Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Gubernur Pramono Perintahkan BUMD Jakarta Siapkan Skenario Terburuk
Sebagai langkah konkret menjaga daya beli warga, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta baru saja mendatangkan 3.100 ekor sapi dari Australia
Angga Yudha Pratama - Selasa, 03 Maret 2026
Dunia Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Gubernur Pramono Perintahkan BUMD Jakarta Siapkan Skenario Terburuk
Indonesia
Dewan PSI Kritik Pramono Impor 3.100 Sapi dari Australia, Disebut tak Sesuai dengan Semangat Kedaulatan Pangan
Ketika undang-undang dengan jelas mengatur pemprov harus mendapatkan cadangan-cadangan pangannya dari dalam negeri, Gubernur malah melakukan impor
Dwi Astarini - Kamis, 26 Februari 2026
Dewan PSI Kritik Pramono Impor 3.100 Sapi dari Australia, Disebut tak Sesuai dengan Semangat Kedaulatan Pangan
Indonesia
Jakarta Beli 7.500 Sapi dari Australia untuk Stok Puasa hingga Lebaran 2026
Dengan adanya impor sapi ini, pasokan dan harga daging di Jakarta akan terjaga di tengah lonjakan permintaan masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 24 Februari 2026
Jakarta Beli 7.500 Sapi dari Australia untuk Stok Puasa hingga Lebaran 2026
Indonesia
Harga Daging Diprediksi Melonjak 15 Persen Jelang Ramadan
Kenaikan daging sapi itu paling tinggi pada momen Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 12 Februari 2026
Harga Daging Diprediksi Melonjak 15 Persen Jelang Ramadan
Indonesia
Tanggapan Santai Pramono Pedagang Daging di Jakarta Ancam Mogok Jualan 3 Hari
Aksi mogok berjualan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Tanggapan Santai Pramono Pedagang Daging di Jakarta Ancam Mogok Jualan 3 Hari
Indonesia
Penuhi Pasokan Daging di 2026, Pemprov DKI bakal Impor 7.500 Sapi dari Australia
Apabila seluruh perizinan rampung sesuai rencana, proses pembelian sapi akan dapat dimulai pada Februari.
Dwi Astarini - Rabu, 14 Januari 2026
Penuhi Pasokan Daging di 2026, Pemprov DKI bakal Impor 7.500 Sapi dari Australia
Indonesia
KPK-Kejagung Diminta Selidik Dugaan Kongkalikong Impor Daging Beku
Menurut penelusuran Dendi, pola tekanan terhadap pelaku usaha dilakukan secara sistematis
Angga Yudha Pratama - Kamis, 13 November 2025
KPK-Kejagung Diminta Selidik Dugaan Kongkalikong Impor Daging Beku
Bagikan