Ditemukan Baterai, Kabel dan Detektor di dalam Kardus Bom ITC Depok

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Selasa, 24 Februari 2015
Ditemukan Baterai, Kabel dan Detektor di dalam Kardus Bom ITC Depok

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Martinus Sitompul (Foto: MerahPutih/Abdi Kurniawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Ledakan awal yang terjadi di ITC Depok, di lantai 3 yang terjadi pukul 18.00 WIB, bukanlah ledakan bom melainkan bunyi letupan.

Demikianlah yang ditegaskan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Martinus Sitompul di ITC Depok, malam ini, Senin, (23/2). Ia mengatakan, awalnya hanyalah sebuah letupan,bagaikan balon besar yang meledak.

"Kami sudah menyisir seluruh gedung ITC Depok, bahwa suara awal tersebut hanyalah letupan. Kenapa? Karena kami tidak menemukan pecahan kaca lantai dan kerusakan yang terjadi di sekitar lokasi tersebut," ujar Kombes Pol Martinus, Senin (23/2) malam.

Ia menuturkan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh warga Depok, pertama, saat ini Depok sudah dinyatakan aman kembali. Tidak ada bom yang akan meledak di ITC Depok.

Kedua, di dalam penemuan yang disisir oleh Gegana, Polres Depok kardus yang berada di dalan ITC Depok lantai 3 sudah diamankan.

"Memang benar di dalam kardus tersebut terdapat tiga buah botol air aki. Dengan demikian, kami menyimpulkan, bahwa di dalam penemuan kardus coklat terdapat baterai, kabel-kabel dan detektor," ucap Kombes Pol Martinus.

BACA JUGA: Bom di Depok Masih Aktif

Ia juga mengatakan, hasil penemuan tersebut kini dibawa ke Puslabfor untuk dilakukan peneltian.

"Perihal bahan kimia yang ditemukan memang ada bahan kimianya. Namun seberapak besarkah bahayanya masih akan ditelitik," tutup Martinus. (aku)

#Polda Metro Jaya #Bom ITC Depok #Teror Bom
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Makam ART Febrie Adriansyah Diekshumasi, Tim Forensik Periksa Jenazah hingga Sampel Tanah
Polda Metro Jaya melakukan ekshumasi makam Sutrimo di Banyumas. Tim forensik memeriksa jenazah dan sampel lingkungan untuk mencari penyebab kematian.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Makam ART Febrie Adriansyah Diekshumasi, Tim Forensik Periksa Jenazah hingga Sampel Tanah
Indonesia
Hari Ini Polisi Gali Makam Sutrimo Kuak Misteri Kematian ART Eks Jampidsus
Ekshumasi makam dilakukan 12 Agustus 2026 di Banyumas untuk mengungkap dugaan kematian tidak wajar Sutrimo ART eks Jampidsus.
Wisnu Cipto - Rabu, 12 Agustus 2026
Hari Ini Polisi Gali Makam Sutrimo Kuak Misteri Kematian ART Eks Jampidsus
Indonesia
Kasus Kebakaran Bapenda DKI Diambil Polda, Fokus Penyidik Lantai 16 Ruang Arsip
Kasus kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta resmi ditangani Polda Metro Jaya. Olah TKP dilakukan tim gabungan
Wisnu Cipto - Selasa, 11 Agustus 2026
Kasus Kebakaran Bapenda DKI Diambil Polda, Fokus Penyidik Lantai 16 Ruang Arsip
Indonesia
Polisi Periksa Orang Dekat Sutrimo, Mantan Pembantu Rumah Tangga Febrie Adriansyah yang Tewas dengan Mulut Berbusa
Pemeriksaan lanjutan salah satunya akan menyasar keluarga Sutrimo di Banyumas.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Polisi Periksa Orang Dekat Sutrimo, Mantan Pembantu Rumah Tangga Febrie Adriansyah yang Tewas dengan Mulut Berbusa
Indonesia
Kasus Kematian Eks ART Mantan Jampidsus Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Ekshumasi
Polda Metro Jaya meningkatkan kasus kematian eks ART mantan Jampidsus Febrie Adriansyah ke tahap penyidikan. Polisi akan melakukan ekshumasi jenazah S.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 Agustus 2026
Kasus Kematian Eks ART Mantan Jampidsus Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Ekshumasi
Indonesia
Polisi Akan Gali Makam Eks Asisten Febrie Adriansyah, Lakukan Autopsi Ulang
Sutrimo tewas misterius tak lama setelah kasus dugaan korupsi yang melibatkan majikannya terbongkar.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Polisi Akan Gali Makam Eks Asisten Febrie Adriansyah, Lakukan Autopsi Ulang
Indonesia
Ada Senjata Tempur Combat Shotgun di Temuan 996 pucuk senjata di Sekolah Kebayoran Lama Jakarta
995 pucuk diduga senjata angin terdiri dari empat pucuk senapan angin kaliber 4,5 milimeter, 215 pucuk pistol angin kaliber 4,5 milimeter, 776 pucuk dan revolver angin kaliber 4,5 millimeter.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
Ada Senjata Tempur Combat Shotgun di Temuan 996 pucuk senjata di Sekolah Kebayoran Lama Jakarta
Indonesia
Polda Metro Jaya Tegaskan Patroli Besar dan Penyekatan Jakarta Bukan karena Isu Gangguan Keamanan
Polda Metro Jaya menegaskan patroli skala besar dan penyekatan di perbatasan Jakarta bukan karena isu gangguan keamanan, melainkan langkah preventif kepolisian.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Tegaskan Patroli Besar dan Penyekatan Jakarta Bukan karena Isu Gangguan Keamanan
Indonesia
Polda Metro Jaya Amankan Perempuan Diduga Sebarkan Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI
Polisi mengamankan seorang perempuan yang diduga menyebarkan informasi palsu terkait ajakan demonstrasi menjelang HUT ke-81 RI.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 05 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Amankan Perempuan Diduga Sebarkan Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI
Indonesia
Terungkap, Begini Modus Sindikat TPPO Kirim WNI ke Libya
Modus tersebut terungkap setelah polisi menangani kasus TPPO dan memulangkan tiga korban dari Libya.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Terungkap, Begini Modus Sindikat TPPO Kirim WNI ke Libya
Bagikan