Diduga Penambang Ilegal, Imigrasi Padang Periksa Dua WNA Tiongkok WNA Tiongkok ilegal di kantor Imigrasi Kelas I Palangka Raya. (ANTARA FOTO/Ronny NT)

Kantor Imigrasi Kelas I Padang melakukan pemeriksaan terhadap dua orang warga negara asing (WNA) asal Tiongkok yang ditangkap di Solok Selatan, Sumatera Barat, Jumat (17/3).

"Keduanya diperiksa di lantai II. Tidak dimasukkan dalam sel tahanan karena masih proses. Tetapi tetap dijaga 24 jam," kata Kepala Sub Seksi Pengawasan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Padang Yusa Setiabudi di Padang, Sabtu (18/3).

Hasil pemeriksaan akan diinformasikan oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Padang Esti Winahyu Nur Handayani pada Senin (20/3) mendatang.

Sebelumnya, Tim Pengawasan Orang Asing (PORA) Imigrasi Padang bekerja sama dengan Unit Intel Kodim 0309/Solok menangkap dua WNA Tiongkok yang diduga penambang emas ilegal di wilayah Kabupaten Solok Selatan pada Jumat (17/3) sekitar pukul 20.00 WIB.

Keduanya ditangkap di area salah satu perusahaan di Jorong Jujut Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, Solok Selatan.

Penangkapan itu bermula dari kecurigaan anggota Unit Intel Kodim 0309/Solok yang menemukan dua WNA Tiongkok tidak bisa berbahasa Indonesia di Pasar Padang Aro, Solok Selatan. Temuan itu dilaporkan pada Tim PORA dan aparat terkait lainnya.

Setelah berkoordinasi, Tim PORA Imigrasi Padang bersama Unit Intel Kodim 0309/Solok kemudian bergerak dari Padang Aro menuju ke arah wilayah tambang emas di Nagari Lubuk Gadang Kecamatan Sangir, yang diduga tempat dua WNA tersebut tinggal untuk sementara.

Tim menemukan dua WNA Tiongkok tersebut sekitar pukul 20.00 WIB bersama seorang penerjemah Warga Negara Indonesia (WNI) berinisial IH.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, dua WNA Tiongkok tersebut masing-masing berinisial LS kelahiran 1987 dan QQ kelahiran 1969 diduga melanggar penggunaan visa, karena itu Tim PORA Imigrasi Kelas I Padang didampingi anggota Unit Intel Kodim 0309/Solok membawa dua WNA tersebut ke Kantor Imigrasi Padang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Sumber: ANTARA


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH