Dari 58 Juta UMKM Hanya 20 Juta yang Bankable

Luhung SaptoLuhung Sapto - Kamis, 04 Juni 2015
Dari 58 Juta UMKM Hanya 20 Juta yang Bankable

Pekerja Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan PT BNI (Persero) Tbk, mengolah buah Carica di PT. Cendawan Mas Sumberan, Wonosobo, Jawa Tengah Sabtu ( 23/5). (Foto Antara/Fauzi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih, Bisnis-Tornanda Syaifullah, pelaku bisnis UMKM yang memproduksi pakaian dalam pria, mengeluhkan perlakuan diskriminatif perbankan. Menurut Tornanda dirinya kesulitan mendapatkan dana pinjaman dari bank karena bukan keturunan Tionghoa.

"Karena mata saya tidak sipit, saya (kulit) hitam, bank tidak tertarik dan mempersulit saya untuk mendapatkan pembiayaan," tegasnya di acara "Menilik Wajah Baru Kredit Usaha Rakyat (KUR) di era Joko Widodo", Hotel Le Meridien, Jakarta, Kamis (4/6).

Menurut Tornanda dirinya merupakan contoh pelaku UMKM tak tersentuh KUR dan masih banyak lagi di luar sana bernasib sepertinya.

Sementara itu Kakanwil I Perum Jamkrindo Yuliarso mengatakan dari 58 juta total jumlah UMKM di seluruh Indonesia, tidak sampai 20 juta yang memperoleh pembiayaan.

"Total ada 58 juta UMKM di Indonesia tetapi yang memperoleh pembiayaan tidak sampai 20 juta UMKM," ujarnya.

Artinya dari 58 juta UMKM tersebut, ada sebanyak 38 juta lebih UMKM yang belum bisa memperoleh kredit.

Menurut Yuliarso, masalahnya UMKM tersebut mungkin dinilai tidak visible di mata perbankan, tidak bankable atau tidak mempunyai agunan.

"Nah sekarang masalahnya kalau yang tidak bankable siapa yang bertanggung jawab mengembangkan UMKM ini, siapa yang melatih UMKM seperti ini," paparnya.

Yuliarso mengatakan beberapa pelaku UMKM tidak bisa menjelaskan akan dijual kemana produknya dan berapa kapasitas produksi.

"Karena kalau berhubungan dengan lembaga keuangan pasti hal itu dipertanyakan, maka harus ada yang bertanggungjawab untuk ini," jelasnya. (Rio)

#Pembiayaan #UMKM
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pedagang Tradisional Jakarta Kesulitan Hadapi E-Commerce, DPRD Minta DPPKUKM dan Pasar Jaya Berkolaborasi
DPRD DKI menyoroti kesulitan pedagang tradisional Jakarta bersaing dengan e-commerce dan meminta DPPKUKM serta Pasar Jaya berkolaborasi.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Pedagang Tradisional Jakarta Kesulitan Hadapi E-Commerce, DPRD Minta DPPKUKM dan Pasar Jaya Berkolaborasi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Toko Harian yang Dekat dengan Kopdes Merah Putih Dipaksa Ditutup
Video yang dibagikan merupakan video petugas penertiban PPKM yang bersitegang dengan pemilik warung kopi di Bandar Lampung pada Juli 2021.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Toko Harian yang Dekat dengan Kopdes Merah Putih Dipaksa Ditutup
Indonesia
Perkuat UMKM, 100 Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Akses KUR dan Non-KUR Bank Jakarta
Sebanyak 100 pedagang Pasar Induk Kramat Jati mendapat akses KUR dan Non-KUR Bank Jakarta dengan plafon pembiayaan hingga Rp 500 juta.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Perkuat UMKM, 100 Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Akses KUR dan Non-KUR Bank Jakarta
Berita Foto
Live Streaming Dorong UMKM Menjangkau Pasar Mancanegara
Pedagang menawarkan aneka busana muslim dengan memanfaatkan fitur live streaming pada aplikasi Shopee di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Senin (31/8/2026).
Didik Setiawan - Senin, 31 Agustus 2026
Live Streaming Dorong UMKM Menjangkau Pasar Mancanegara
Indonesia
780 UMKM Siapkan 600 Ribu Porsi Kuliner Gratis di Pesta Rakyat Monas
Dari 780 UMKM binaan Pemprov DKI Jakarta, sebanyak 470 pelaku usaha bergerak di bidang makanan, sedangkan 310 lainnya merupakan penyedia minuman.
Yusuf Abdillah - Senin, 17 Agustus 2026
780 UMKM Siapkan 600 Ribu Porsi Kuliner Gratis di Pesta Rakyat Monas
Indonesia
Menteri UMKM Segera Keluarkan Aturan Diskon Biaya Layanan 50 Persen di Marketplace
Tujuan pemberian diskon 50 persen merupakan upaya pemerintah melindungi produk lokal agar dapat bersaing di platform.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
Menteri UMKM Segera Keluarkan Aturan Diskon Biaya Layanan 50 Persen di Marketplace
Indonesia
KUR Bikin 511.000 Pengusaha UMKM Berhasil Naik Kelas
Pemerintah mengimbau seluruh pelaku UMKM untuk memanfaatkan sisa alokasi plafon KUR yang masih terbuka lebar tahun ini untuk meningkatkan kapasitas dan produktivitas usaha.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
KUR Bikin 511.000 Pengusaha UMKM Berhasil Naik Kelas
Indonesia
DPR Harap Final Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Panen Rezeki bagi UMKM Tanah Air
Pemda dan pelaku UMKM terus bersinergi untuk memanfaatkan animo masyarakat yang tinggi menjelang final Piala Dunia 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
DPR Harap Final Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Panen Rezeki bagi UMKM Tanah Air
Indonesia
Bunga Pinjaman Bagi Pelaku Usaha Mikro Turun Dari 22,5 Persen Jadi 8 Persen
APBN 2026 diarahkan untuk mendukung delapan agenda prioritas nasional termasuk pemberdayaan UMKM.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Juli 2026
Bunga Pinjaman Bagi Pelaku Usaha Mikro  Turun Dari 22,5 Persen Jadi 8 Persen
Indonesia
Alogaritma Platform E-Commerce Harus Utamakan Produk UMKM Dalam Negeri
Selain mengutamakan produk lokal, Permendag Nomor 19 Tahun 2026 juga ditujukan untuk memperkuat perlindungan konsumen dalam perdagangan digital.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Alogaritma Platform E-Commerce Harus Utamakan Produk UMKM Dalam Negeri
Bagikan