Curhatan Ardian Syaf Setelah Kontroversi Simbol Al Maidah di Komik Marvel twitter @pemudamerah

Komikus Indonesia yang menjadi copywriter Marvel Comics, Ardian Syaf angkat bicara setelah ramainya pro kontra atas munculnya simbol surah Al Maidah dan aksi 212 di komik Marvel edisi terbaru X-Men Gold #1.

Melalui akun facebooknya pria yang memulai karirnya di tahun 2007 ini membuat surat terbuka bagi para fans Marvel. Dalam surat tersebut, Ardian mengaku kalau kerjasamanya dengan pihak Marvel telah berakhir. Ia juga meminta agar orang-orang tidak mengolok-ngoloknya atas kejadian tersebut.

"Karir saya sudah berakhir sekarang. Ini akibat apa yang aku kerjakan. Harap tidak ada lagi yang mengolok-olok, debat. Aku berharap semua bisa berdamai," tulisnya pada potongan status facebooknya pada Selasa (11/4).

Meski karirnya sebagai copywriter Marvel telah berakhir, pria yang akrab disapa Aan ini mengatakan apa yang ia lakukan di komik X-Men Gold #1 adalah bentuk apresiasinya terhadap peristiwa di Jakarta.

"Di kesempatan terakhir ini, saya ingin memberitahu anda arti sebenarnya dari nomor, 212, dan QS 5:51. Ini adalah jumlah keadilan. Ini adalah jumlah dari cinta. Cintaku Untuk Al Qur'an... cintaku untuk nabi terakhir, Rasul... cintaku untuk Allah, Tuhan yang esa," kata Ardian.

screenshot facebook Ardian Syaf

Sekadar informasi, Ardian Syaf adalah komikus Indonesia yang sudah diakui oleh industri komik Internasional. Selain Marvel, Ardian juga menjadi copywriter di komik DC dan menghasilkan karya seperti JLA, Batman Blackest Night, Superman/Batman, Green Lantern Corp, Birds of Prey, dan Batgirl.

Sebelum kasus ini, ia juga sempat beberapa kali menyusupkan unsur Indonesia di komik yang ia buat. Bahkan di komik Batgirls #1, Ardian sempat memasukan gambar Jokowi dan Ahok di salah satu panelnya.

Selain artikel ini Anda juga bisa baca Ardian Syaf, Komikus Yang Memasukkan Simbol Al Maidah Di Komik Marvel


Tags Artikel Ini

Muchammad Yani

YOU MAY ALSO LIKE