Cirebon Terkena Banjir Kiriman dari Kuningan Banjir di Cirebon (MP/Mauritz)

Banjir yang terjadi di sejumlah kecamatan di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, merupakan dampak dari tingginya intensitas hujan yang terjadi di wilayah Kuningan.

Sejumlah wilayah Cirebon merupakan hulu sungai. Imbasnya, beberapa sungai seperti Cisanggarung, Cimanis dan Ciputih meluap dan airnya menggenangi pemukiman warga.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, Sudarna, melalui Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cirebon, Eman Sulaeman mengatakan,ada sekitar tujuh kecamatan yang terdampak banjir kemarin, yaitu Kecamatan Astanajapura, Greged, Losari, Susukanlebak, Pabedilan, Pangenan dan Gebang. Air mulai menggenangi pemukiman warga sekitar pukul 18.00 WIB sore hari kemarin.

"Sekitar 7 kecamatan yang terdampak banjir," kata Eman di Cirebon, Kamis (16/2).

Banjir di Cirebon
Banjir juga merendam sawah (MP/Mauritz)

Eman juga menyebutkan, selain karena intensitas hujan yang cukup tinggi, beberap banjir di wilayah Kabupaten Cirebon juga, diperparah dengan adanya Rob air laut. Kondisi tersebut membuat air sungai tidak segera bisa keluar ke laut.

"Wilayah yang dekat laut diperparah dengan adanya air rob," kata Eman.

Menurut Eman, banjir yang masuk ke pemukiman warga mencapai satu meter lebih dan warga yang rumahnya terendam banjir, langsung dievakuasi pada malam hari kemarin oleh Tagana, Basarnas, Pihak Kepolisian dan organisasi masyarakat lainnya.

"Warga semalam langsung dievakuasi ke tempat yang aman," kata Eman.

Sampai sekarang banjir sudah mulai surut tapi BPBD Cirebon tetap menganjurkan warga untuk selalu waspada.

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Mauritz, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Cirebon dan sekitarnya.



Eddy Flo

YOU MAY ALSO LIKE