Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Cara Google Project Loon Bekerja

Fadhli Fadhli - Jumat, 30 Oktober 2015
Cara Google Project Loon Bekerja

Google Project Loon. (Foto: YouTube)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Teknologi - Belakangan ramai diperbincangkan Google Project Loon yang akan menyambangi Indonesia. Berbagai penolakan juga menyertai rencana ini. Namun bagaimana sebenarnya cara Google Project Loon bekerja?

Google Project Loon akan beroperasi di stratosfer, yaitu 20km di atas permukaan Bumi. Stratosfer berlapis, setiap lapisnya memiliki angin dengan kecepatan dan arah yang bervariasi.

Google Project Loon menggunakan alogaritma perangkat lunak untuk menentukan ke mana balon harus pergi, kemudian balon akan bergerak ke lapisan angin dengan arah yang benar.

Dengan mengandalkan arah tiupan angin ini, balon dapat diatur untuk membentuk jaringan komunikasi yang besar.

Stratosfer sendiri menyajikan tantangan yang unik. Tekanan udara di sana hanya 1% dari permukaan laut. Namun atmosfer tipis itu juga kurang menawarkan perlindungan dari radiasi UV dan gejolak suhu yang drastis, dengan suhu terendah hingga -80 derajat celcius.

Google dituntut untuk berhati-hati dalam merancang amplop balon yang bertugas untuk menahan kondisi ekstrim ini.

Dengan amplop ini, Google Project Loon mampu memanfaatkan angin yang stabil di stratodfer dan jauh dari gangguan cuaca di adarat, satwa liar, dan pesawat terbang.

Setiap unit Google Project Loon dapat menyediakan konektivitas jaringan nirkabel dalam radius 40km. Google Project Loon akan membagikan konektivitas berteknologi LTE.

Untuk dapat menyediakan jaringan berkualitas LTE, Google Project Loon harus bermitra dengan perusahaan telekomunikasi lokal untuk berbagi spektrum seluler mereka.

Dengan begitu setiap orang dapat mengakses internet di mana pun dengan kualitas jaringan LTE. Namun perlu diketahui bahwa perangkat anda juga harus mendukung jaringan LTE.

 

BACA JUGA:

  1. Nintendo Perkenalkan Aplikasi Mobile Pertamanya
  2. Snapchat Tambahkan Fitur Video Slow Motion
  3. Skype Berikan Filter untuk Pesan Video
  4. GoPro Pamerkan Kemampuan Kamera Drone
  5. Google Doodle Peringati Halloween
#Google #Google Project Loon
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Ingat! Hal Ini Yang Tidak Ada Tergantikan Oleh AI
AI pada dasarnya bekerja berdasarkan data dan instruksi yang diberikan manusia sehingga cenderung hanya mampu bereaksi terhadap apa yang dipelajarinya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Ingat! Hal Ini Yang Tidak Ada Tergantikan Oleh AI
Lifestyle
Indonesia Masuk Wilayah Tercepat Penggunaan Gemini, Prompt Gunakan Bahasa Lokal
Laporan menunjukkan 75 persen permintaan kepada Gemini di kawasan berasal dari perangkat seluler. Lebih dari 40 persen perintah telah menggunakan masukan multimodal berupa suara, foto, atau video
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 Juli 2026
Indonesia Masuk Wilayah Tercepat Penggunaan Gemini, Prompt Gunakan Bahasa Lokal
Indonesia
Pemotor Wanita Tanpa SIM Nekat Terobos Tol Jakarta-Cikampek KM 50, Google Maps Makan Korban Lagi
Beruntung, kesigapan petugas Kepolisian didukung tim layanan jalan tol berhasil menghentikan laju kendaraan sebelum fatalitas kecelakaan terjadi
Angga Yudha Pratama - Rabu, 01 Juli 2026
Pemotor Wanita Tanpa SIM Nekat Terobos Tol Jakarta-Cikampek KM 50, Google Maps Makan Korban Lagi
Tekno
Android 17: Transfer Data iPhone Kini Lebih Mudah
Android 17 hadir dengan fitur transfer data iPhone tanpa kabel, AI Gemini Intelligence, keamanan lebih ketat, multitasking canggih, dan dukungan HyperOS 4 untuk sejumlah HP Xiaomi
ImanK - Jumat, 19 Juni 2026
Android 17: Transfer Data iPhone Kini Lebih Mudah
Indonesia
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Google menyatakan bersedia bekerja sama dengan regulator, namun menganggap banyak tuntutan tersebut justru kontraproduktif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Fashion
Google Photos Hadirkan Fitur 'Wardrobe', Lemari Digital yang Bisa Mix & Match Outfit
Google Photos akan menghadirkan fitur AI 'Wardrobe' yang mampu mengubah foto menjadi lemari pakaian digital. Bisa mix & match outfit hingga try-on virtual.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
Google Photos Hadirkan Fitur 'Wardrobe', Lemari Digital yang Bisa Mix & Match Outfit
Indonesia
Bandel Google Abaikan PP Tunas Terancam Pada Penutupan Akses
Mengikuti prosedur dalam regulasi tersebut, Google mendapat sanksi berupa teguran melalui surat dari Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 10 April 2026
Bandel Google Abaikan PP Tunas Terancam Pada Penutupan Akses
Indonesia
YouTube Tetap Bandel Langgar PP Tunas, Google Kena Rapor Merah dan Surat Teguran
Pemerintah Indonesia menjatuhkan rapor merah dan sanksi kepada Google sebagai pemilik YouTube karena dinilai tidak menunjukkan iktikad untuk batas usia minimal pengakses 16 tahun yang diatur dalam PP Tunas.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
YouTube Tetap Bandel Langgar PP Tunas, Google Kena Rapor Merah dan Surat Teguran
Indonesia
Langgar PP Tunas, Meta dan Google Dicecar 29 Pertanyaan Saat Diperiksa Komdigi
Meta dan Google belum memenuhi kewajiban membatasi akses anak16 tahun ke bawah di Indonesia
Wisnu Cipto - Selasa, 07 April 2026
Langgar PP Tunas, Meta dan Google Dicecar 29 Pertanyaan Saat Diperiksa Komdigi
Fun
Bocoran HP yang Akan Dapat Android 17, Ada realme hingga Oppo
Cek daftar smartphone yang dapat Android 17 dari Samsung, Xiaomi, Pixel, OPPO, realme hingga Vivo. Lihat apakah HP kamu masuk update 2026.
ImanK - Rabu, 18 Februari 2026
Bocoran HP yang Akan Dapat Android 17, Ada realme hingga Oppo
Bagikan