Pilih Sayuran Segar atau Beku? Penelitian yang dilakukan Centers for Disease Control and Prevention menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antara kandungan nutrisi pada brokoli beku dan segar. (Foto: pixabay.com)

Diet sayur dan buah secara rutin membuat berat badan stabil. Pertanyaannya adalah, bagus sayur dan buah-buahan segar atau beku alias frozen?

Peneliti dari Centers for Disease Control and Prevention membagi buah dan sayur dalam tiga kelompok, yaitu segar, segar namun telah disimpan di lemari pendingin selama 5 hari, dan beku. Selain membuat pengelompokan, mereka juga menganalisis kandungan nutrisi 8 jenis buah dan sayuran yang terdiri dari brokoli, kembang kol, jagung manis, kacang hijau dan polong, bayam, blueberry, serta stroberi.

Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antara kandungan vitamin C, provitamin A, dan asam folat pada buah dan sayur. Bahkan, buah serta sayur beku disebut-sebut lebih mampu menjaga kandungan nutrisi ketimbang buah dan sayur yang ditaruh di kulkas hingga 5 hari.

Penyebabnya adalah buah dan sayur memproduksi enzim yang dapat mempercepat proses pembusukan. Dengan menaruh buah dan sayur di freezer, proses pembusukan akan tertahan sehingga kandungan nutrisinya pun terjaga hingga Anda mengonsumsinya.

Artinya, tidak ada bedanya Anda mengonsumsi buah atau sayur dalam kondisi segar atau frozen. Asalkan, kandungan nutrisi pada buah dan sayuran mampu mencukupi kebutuhan nutrisi harian Sahabat MerahPutih. Jika kandungan nutrisinya cukup, otak, sistem kekebalan tubuh, kulit dan otot Anda akan lebih sehat.

Jadi, Anda pilih menyantap buah dan sayur segar atau beku?

Baca juga artikel Hasil Pengujian YLKI Buah Adanya Kandungan Formalin.



Rina Garmina

YOU MAY ALSO LIKE