Usia Tak Halangi BSD Running Buddies Tetap Berlari BSD Running Buddies, komunitas yang aktif mengikuti event lari. (MP/ Rizki Fitrianto)

Hobi lari meningkat pesat beberapa tahun belakangan ini, bisa dilihat dari meningkatnya lomba-lomba lari dan komunitas di berbagai daerah. Saat car free day pun banyak orang yang semakin sadar kesehatan dan ikut tren untuk berlari bersama.

Nah dari sekian banyak komunitas lari, ada BRB alias BSD Running Buddies, yang tahun 2016 lalu menjadi komunitas nomor satu di Indonesia yang mengumpulkan jarak terbanyak. Ternyata, BSD bukan sekadar nama wilayah, tapi singkatan dari Barisan Serigala Djalanan. Representasi serigala yang dimaksud adalah berani berbeda, berlari jauh tanpa melihat jarak (kilometer) yang ditempuh.

"Jadi namanya BSD Running Buddies, total member ada 50 orang, dari Sunter dan Bandung pun ada yang join juga. Untuk yang aktif latihan setiap minggunya ada 10-20, dan tiap minggu long run di BSD atau di Sentul," ujar Sekretaris-Bendahara BRB, Marlene Chandra.

Jika pelari muda sudah biasa, yang unik dari BRB adalah mayoritas anggotanya yang usianya tak lagi muda. Bahkan, salah satu yang paling 'berumur' adalah Pak Adnan, yang saat ini menginjak usia 63 tahun. Jangan salah, stamina mereka justru jauh melebihi anak-anak muda yang berlari 5-10 km sudah kelelahan. Saat ditemui tim merahputih.com, tim pertama berlari sejauh 17-an kilometer, dan tim kedua berlari sejauh 30-40 km.

Jika ada yang bilang berlari jauh menimbulkan kebosanan, BRB selalu mencari rute baru untuk dijelajahi. Jadi tidak pernah bosan. Uniknya, Serpong memiliki area berlari dengan pemandangan dan medan yang menarik untuk ditempuh. Mulai dari jalan biasa yang beraspal, sampai jalan perkampungan yang berbatu dan bertanah pun bisa didapat di Serpong.

BSD Running Buddies yang melakukan 'ritual' birthday run dan dangkot run (MP/ Rizki Fitrianto)

Menjelang usianya yang hampir dua tahun, BRB dimulai dari komunitas cluster perumahan De Latinos dan The Green (nama perumahan di BSD, Serpong), dan kemudian membentuk menjadi satu yaitu BSD Running Buddies. Anggota BRB juga rajin mengikuti event lari.

Saat mengikuti sebuah event, kecepatan atau speed dan ketahanan alias endurance tetap menjadi perhatian mereka. Ketika fokus pada kecepatan, maka lari jarak pendek, 5 KM, jadi alternatif. Namun, lari jenis ini tidak dianjurkan untuk yang menginjak usia 30 tahun ke atas karena ada 60% potensi cidera.

Karena itu, sebagian besar anggota BRB berfokus pada lari ketahanan, yang biasa menargetkan diri sampai full marathon (42 km) dan ultra (>42 km).

"Oh iya, di BRB ada dua tradisi, yang pertama birthday run. Jadi, lari sesuai usia. Ini bisa diwakilkan, misalnya tadi saya mewakili istri saya jadi lari 39KM. Tadi Pak Wawan berlari 44 KM karena ulang tahun juga. Yang kedua ada Dangkot Run, jadi selesai lari kita makan dangkot, makanan khas Toraja," kisah anggota BRB, Tom.

Bagi Sahabat MerahPutih yang memang menyukai lari, atau baru baru ingin mencoba berlari dan hidup sehat, Anda bisa bergabung dengan komunitas terdekat. BSD Running Buddies juga bisa menjadi pilihan, karena ia membuka diri untuk siapa pun yang ingin ikut berlari, dan berlari dua kali sudah bisa menjadi anggota tetap mereka.

Untuk keanggotaan, Anda cukup membayar Rp50 ribu setiap bulannya yang nantinya akan dipakai untuk acara bersama dan charity. Info lebih lengkap seputar komunitas dan lokasi serta waktu lari bisa didapatkan di facebook mereka ya.

Baca juga: Konsumsi Apel Tingkatkan Kesehatan Tubuh


Tags Artikel Ini

Irene Gianov

YOU MAY ALSO LIKE