Brazil Marah Warganya Dieksekusi Mati di Indonesia

Adinda NurrizkiAdinda Nurrizki - Minggu, 18 Januari 2015
Brazil Marah Warganya Dieksekusi Mati di Indonesia

Marco Archer Cardoso Moreira, warga negara Prancis yang dijatuhi hukuman mati di Indonesia karena kasus narkoba (Foto: BBC)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Internasional- Marco Archer Cardoso Moreira (53), warga negara Brazil, menjadi tersangka pada tahun 2003 terkait kasus narkoba setelah polisi menemukan 13,4 kg kokain. Ini adalah kasus pertama untuk warga negara Brazil yang dieksekusi mati di luar negaranya. Mereka mengatakan eksekusi mati ini akan merusak hubungan dari kedua negara (Indonesia dan Brazil).

Seperti yang telah dikabarkan sebelumnya bahwa eksekusi mati kasus narkoba ini juga akan dijatuhkan kepada beberapa warga negara lainnya seperti Malawi, Nigeria, Vietnam dan Belanda. Lima terpidana mati ini akan berhadapan dengan regu tembak di Nusa Kambangan, sedangkan untuk seorang wanita asal Vietnam dikabarkan akan dieksekusi di Jawa Tengah, Boyolali.

BACA JUGA:  Eksekusi Mati 6 Terpidana Narkotika, Polda Jateng Kerahkan 6 Regu Brimob

Seperti yang dilansir dari BBC.com, Presiden Brazil mengatakan bahwa ia merasa marah dan kecewa atas keputusan yang Indonesia buat.

“Ini akan berdampak buruk bagi kedua negara,” ujarnya. “Duta besar kami sudah menelepon untuk negosiasi.”

Pihak dari Belanda juga dikabarkan telah menghubungi duta besarnya di Indonesia. Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Bert Koenders telah menelepon terpidana mati asal negaranya, Ang Kiem Soe (52). Namun negosiasi tersebut pun ditolak.

Indonesia memang merupakan salah satu negara yang memiliki hukuman terberat dalam kasus narkoba. Jaksa Agung Muhammad Prasetyo mengatakan bahwa hal ini dilakukan untuk memberikan efek jera pada pelakunya.

Presiden Jokowi juga mengatakan bahwa ia tak akan memberi ampun kepada para pengedar narkoba karena mereka akan merusak kehidupan orang banyak.

 

Follow Twitter Kami di @MerahPutihCom

Like Juga Fanpage Kami di MerahPutihCom

 

BERITA LAINNYA:

Bicara Soal Charlie Hebdo, Paus Fransiskus: "Saya Akan Pukul Siapa Pun Yang Menghina Ibu Saya"

Anonymous Sebar Video Youtube untuk Lawan Teroris

 

 

#Narkoba #Eksekusi Mati Kasus Narkoba
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
PLN Turun Tangan Tahu Lapak Narkoba di Kampung Ambon Berdiri Lagi, Sarang Narkoba Dibikin Gelap Gulita
Cek update terbaru penggerebekan Kampung Ambon! Polisi bersama PLN nekat putus listrik lapak narkoba yang kembali beroperasi. 7 orang diamankan dari lokasi.
Angga Yudha Pratama - Jumat, 16 Oktober 2026
PLN Turun Tangan Tahu Lapak Narkoba di Kampung Ambon Berdiri Lagi, Sarang Narkoba Dibikin Gelap Gulita
Indonesia
Sisir Kampung Ambon, Polisi Amankan Puluhan Senjata Tajam dan Bong
Penyisiran juga mencakup pemeriksaan rumah-rumah yang diduga digunakan sebagai tempat berkumpulnya pengguna maupun pengedar narkotika.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Sisir Kampung Ambon, Polisi Amankan Puluhan Senjata Tajam dan Bong
Indonesia
Alat Berat Ratakan Sarang Narkoba, Puluhan Lapak di Kampung Ambon Cengkareng Hancur Tak Tersisa
Petugas gabungan turunkan alat berat untuk bongkar puluhan lapak narkoba di Kampung Ambon, Cengkareng. Simak detail penggerebekan sarang sabu yang disambut sorakan warga di sini.
Angga Yudha Pratama - Selasa, 13 Oktober 2026
Alat Berat Ratakan Sarang Narkoba, Puluhan Lapak di Kampung Ambon Cengkareng Hancur Tak Tersisa
Indonesia
Ratusan Kawasan Rawan Narkoba Tumbuh di Indonesia, IPW: PR Kapolri
Pemetaan kawasan rawan narkoba dapat menjadi acuan bagi kepolisian dalam menentukan prioritas operasi, terutama di wilayah yang selama ini dikenal sebagai pusat peredaran narkotika.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Ratusan Kawasan Rawan Narkoba Tumbuh di Indonesia, IPW: PR Kapolri
Indonesia
Bareskrim Dorong agar Pengguna Narkoba Direhabilitasi, tak Langsung Dipenjara
Pengguna narkotika perlu mendapatkan penanganan yang mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan pemulihan mereka.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Bareskrim Dorong agar Pengguna Narkoba Direhabilitasi, tak Langsung Dipenjara
Indonesia
Bareskrim Gencarkan Operasi Narkoba Serentak, Bidik Jaringan Bandar
Penindakan difokuskan untuk memutus jaringan bandar hingga aktor utama yang mengendalikan perdagangan narkoba.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Bareskrim Gencarkan Operasi Narkoba Serentak, Bidik Jaringan Bandar
Indonesia
Kampung Ambon dan Kampung Boncos Digerebek Polisi, Perintah Langsung dari Prabowo
Kampung Ambon dan Boncos digerebek polisi. Hal itu berdasarkan perintah langsung Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Jumat, 09 Oktober 2026
Kampung Ambon dan Kampung Boncos Digerebek Polisi, Perintah Langsung dari Prabowo
Indonesia
5 Warga Malaysia Selundupkan 5,2 Kg Etomidate di Sol Sepatu Saat Masuk Bandara Soetta
Masing-masing kurir dijanjikan upah 7.000 ringgit Malaysia oleh pengendali dan dikoordinasikan melalui grup percakapan khusus bertajuk "TRIP INDO Z4 24th Team MADAM
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2026
5 Warga Malaysia Selundupkan 5,2 Kg Etomidate di Sol Sepatu Saat Masuk Bandara Soetta
Indonesia
Alasan Indonesia Legowo Mary Jane Veloso Dapat Pengampunan Mutlak dari Filipina
Kasus Mary Jane Veloso akhirnya menemui titik terang setelah Presiden Filipina memberikan pengampunan mutlak. Simak alasan Pemerintah RI menghormati keputusan ini dan kesepakatan di baliknya!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Alasan Indonesia Legowo Mary Jane Veloso Dapat Pengampunan Mutlak dari Filipina
Indonesia
Bareskrim Gagalkan Penyelundupan 28,3 Kg Sabu Jaringan Internasional di Bengkalis
Bareskrim Polri menggagalkan penyelundupan 28,3 kilogram sabu jaringan internasional di Bengkalis, Riau. Dua kurir ditangkap dan dua pengendali diburu.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Bareskrim Gagalkan Penyelundupan 28,3 Kg Sabu Jaringan Internasional di Bengkalis
Bagikan