Penculikan Istri Pengusaha Kaya Malaysia Dilatari Motif Ekonomi Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar (Foto Divisi Humas Mabes Polri)

Warga Negara Malaysia menjadi korban penculikan dan penyanderaan pelaku yang terdiri dari enam orang di Tamiyang, Batu Aji, Kepulauan Riau, berhasil dibebaskan Kepolisian Republik Indonesia (Polri), pada 19 Maret 2017.

Korban, yang bernama Ling-Ling adalah istri seorang pengusaha asal Negeri Jiran. Sebelumnya Ling-Ling, diculik di Johor Malaysia, 27 Februari 2017. Korban kemudian dibawa dan disekap daerah terpencil di wilayah Batu Aji, Kepulauan Riau.

Berdasarkan keterangan Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Boy Rafly Amar motif penculikan WNA ini diduga kuat karena faktor ekonomi. Hal itu diketahui, dari para penculik yang mengaku meminta tebusan kepada suami korban.

"Ling-ling ini merupakan istri pengusaha besar dan kaya di Johor. Pelaku penculikan memanfaatkan itu untuk meminta tebusan," katanya Boy kepada awak media di Mabes Polri, Senin (20/3).

Sebelumnya diberitakan, Ling-Ling berhasil diselamatkan oleh Tim Satgas Bareskrim Polri yang dipimpin oleh Kombes Herry Heryawan.

Dari lokasi penangkapan, polisi menciduk enam orang yakni Puncahyadi, Saleh, Atanassius, Baltasar, David, dan Hartadi. Semuanya warga negara Indonesia. (Fdi)

Baca juga berita sebelumnya tentang penculikan istri pengusaha WN Malaysia di sini: Polisi Ciduk 6 Penculik WN Malaysia di Batam



Luhung Sapto

YOU MAY ALSO LIKE