Bir Corona, Muncul Tanpa Biaya di "Fast and Furious" Saat berkumpul bersama, selalu ada Corona yang menemani 'keluarga' ini. (Foto: Tumblr)

"Fast and Furious" adalah sebuah franchise film asal Amerika yang sekuel kedelapannya, The Fate of The Furious, masih tayang di bioskop. Film yang memulai sekuelnya sejak 2001 ini tentunya memiliki banyak penggemar, terlebih dengan jalan ceritanya yang seru. Kebut-kebutan, pembajakan kendaraan, sampai makna keluarga dan persahabatan ada dalam film ini.

Tapi, apakah kalian tahu, ada satu minuman yang hampir selalu ada dan seolah sudah menjadi trademark Vin Diesel a.k.a Dominic Toretto? Ya, itu adalah Corona, bir dengan warna keemasan produksi Anheuser-Busch asal Meksiko. Di luar Meksiko, Corona juga menyajikan lemon dalam botol untuk meningkatkan rasanya.

Corona menjadi minuman wajib saat 'keluarga' Fast and Furious berkumpul (Foto: Jalopnik)

Jika minuman lain mengeluarkan bujet besar-besaran agar dapat muncul di sekuel film, Corona tidak. Sejak awal, Corona tak pernah mengeluarkan sepeser pun untuk bisa ditempatkan di dalam sekuel ini, alias promosi gratis. Menurut theringer.com, diperkirakan nilai iklan Corona pada sekuel The Fast and The Furious mencapai $15,3 juta, atau hampir senilai Rp200 miliar!

"Ketika Universal meminta membuat cerita (The Fast and The Furious), ironisnya saya tinggal dekat dengan sekelompok anak yang membongkar-pasang mobilnya. Mereka meminum Corona, dan saya rasa itu bir khas bagian timur Los Angeles," ujar Gary Scott Thompson, penulis film ini pada theringer.com.

Rob Cohen, sutradara "Fast and Furious" (FF), juga menambahkan ketika ia pertama kali ia mendatangi balap jalanan di California, ia melihat ada beragam etnis di sana. Itulah yang berusaha dibuatnya melalui 'keluarga' di FF dengan latar berbeda-beda, dan disatukan oleh Corona.

Untuk sekuel pertama, pihak Fast and Furious pun mendatangi Corona, dan Corona setuju merknya dipakai dengan memberikan beberapa dus minumannya, tanpa perjanjian ataupun biaya yang dikeluarkan. Jadilah Corona trademark bir milik Dom, terlebih dengan disebutnya nama Corona dalam beberapa dialog di film tersebut.

Corona di awal persahabatan Dom (Vin Diesel) dan Brian (Paul Walker). (Foto: Mashable)

Pada sekuel pertama, ketika Dom memulai pertemanan dengan Paul Walker, Dom berkata, "You can have any brew you want, as long as it's a Corona (kamu bisa minum apapun, selama itu Corona)." Atau pada sekuel ketujuhnya, Dom seolah 'mematenkan' dirinya dengan bir ini. Corona pun berjaya dan mendulang penjualan cukup tinggi di tahun 2015 lalu.

Tapi, jika diperhatikan, di sekuel kedelapannya, The Fate of The Furious, justru tidak ada Corona. Yang ada malah bir Budweiser. Apakah ini mengisyaratkan perubahan karakter Dom di sekuel Fast and Furious ini, terlebih setelah kehilangan sahabat baiknya?

Selain fakta ketiadaan Corona, simak pula fakta-fakta lainnya dalam sekuel The Fate of The Furious di Wajib Nonton, Banyak Fakta Menarik di Film Fast & Furious 8.



Irene Gianov

YOU MAY ALSO LIKE