MerahPutih Nasional - Lagi, insiden kesalahan teknis dalam penulisan gelar dan singkatan pejabat tinggi negara kembali terjadi. Setelah tragedi salah tulis singkatan BIN oleh pihak istana negara, kali ini aksi serupa terjadi dan dilakukan oleh pihak DPR RI.
Dalam surat yang ditantandatangani Ketua DPR RI Setya Novanto per tanggal 3 Juli 2015 tentang Persetujuan DPR RI terhadap Pemberhentian dan Pengangkatan Panglima TNI ada keganjilan dalam penyebutan gelar dan pangkat Panglima TNI.
Surat tersebut terdiri dua lembar. Lembar pertama berisi penjelasan dan alasan pemberhentian dan pergantian jabatan Panglima TNI. Sedangkan lembar kedua berisi tentang keputusan DPR RI memberhentikan dan mengangkat Panglima TNI.

Dalam lembar kedua tertera tulisan Menyetujui Pemberhentian Marsekal Moeldoko, S.IP sebagai Panglima TNI dan menyetujui pengangkatan Gatot Nurmantyo sebagai Panglima TNI.
Kata-kata yang dinilai janggal adalah pengunaan "Marsekal Moeldoko". Pangkat Marsekal sendiri hanya digunakan oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) sedangan Moeldoko bukan berasal dari Matra TNI AU.
Moeldoko berasal dari matra Angkatan Darat dan menggunakan gelar atau pangkat Jenderal dengan lambang 4 buah bintang di bahunya. Jenderal Moeldoko sendiri adalah lulusan Akabri tahun 1981 dan berpengalaman di bidang infanteri atau baret hijau.
Sedangkan orang yang menggunakan pangkat Marsekal adalah Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU), Marsekal Agus Supriatna. Nama Agus sendiri sebelumnya santer disebut-sebut sebagai calon Panglima TNI pengganti Jenderal Moeldoko. Agus sendiri secara terbuka mengaku siap menjadi pucuk pimpinan di Korps TNI.
Namun demikian Presiden Joko Widodo menunjuk KSAD Jenderal Gatot Nurmantyo sebagai calon tunggal Panglima TNI pengganti Jenderal Moeldoko. Pencalonan Gatot berlangsung dengan mulus, ia didukung penuh oleh Komisi I DPR RI dan dalam rapat Paripurna DPR RI Jenderal Gatot di dukung penuh oleh DPR RI. (bhd)
BACA JUGA:
Panglima TNI Buka Puasa Bersama 3.000 Anak Yatim
Profil Singkat Panglima TNI Terpilih Jenderal TNI Gatot Nurmantyo
Brigjen TNI Markoni Jabat Kababinkum TNI