Berawal dari Iseng, Di'Sruput Jadi Minuman Favorit Beromset Belasan Juta Rupiah Dian Wahyuningtias dengan minuman Di'Sruput bikinannya. (MP/Mauritz)

Berawal dari iseng-iseng membuat minuman segar untuk menghilangkan rasa haus karena cuaca panas. Dengan bahan dasar susu yang dicampur dengan puding, Dian Wahyunigtias (23), mengemasnya ke dalam botol plastik, lalu dijual di depan rumahnya. Awalnya satu dua orang yang membeli. Lambat laun, karena kesegarannya yang nikmat, jadi banyak yang ketagihan.

Sekarang, minuman segar yang diberinama 'Di'Sruput ' ini, mulai kebanjiran peminat. sampai-sampai, Tias, begitulah nama akrab panggilannya, kuwalahan. Dan, saat ini, 'Di'Sruput ' menjadi ladang usaha Tias dalam mendulang pundi-pundi uang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

"Saya tidak menyangka kalau minuman buatan saya ini diminati pembeli. Awalnya sih coba-coba berjualan di depan rumah dan menawarkan ke teman-teman dekat. Ternyata banyak yang pesan, dari sinilah saya seriusi," katanya.

Tias menamai minuman kreasi buatannya 'Di'Sruput ' karena dalam mengonsumsi minuman ini tidak dengan cara dikunyah, melainkan diseruput. Meskipun cara minumnya juga menggunakan sedotan, kata Tias, saat disedot mengeluarkan bunyu "sruup". Sehingga, "Di'Sruput " menurutnya adalah nama yang tepat untuk minuman kreasi yang ia bikin.

Di'Sruput minuman pelepas dahaga bikinan Dian Wahyuningtias. (MP/Mauritz)

"Yang pesan biasanya saudara, teman-teman sendiri. Itu saja saya sudah kewalahan. Untuk promosi saya lakukan melalui medsos sama kalau ada event pameran kuliner, saya ikuti agar semakin populer di kenal masyarakat," paparnya.

Dalam sehari, dengan dibantu satu orang, ia bisa mengerjakan 50 botol 'Disruput' dengan ukuran 250 mili. Satu botol 'Disruput' ukuran 250 mili ia patok dengan harga Rp 10ribu. Minuman ini hadir dengan berbagai varian rasa seperti coklat, mangga, strawberry, melon, anggur dan vanilla blue.

"Untuk omset sebulan sekitar Rp 13juta, kalau dalam hitungan rata-rata sehari bisa laku 50 botol. Dan usaha ini baru saya tekuni setahun terakhir ini," jelasnya.

Bahan dasar susu dan puding, Tias memilih bahan yang paling berkualitas. Hal ini untuk menjaga rasa dan membuat pelanggan tetap setia.

"Saya sering bilang ke pembeli, kalau ada keluhan soal rasa 'DiSruput' bisa langsung kasih tahu saya. Selain itu, botol bekas minuman ini juga bisa dijadikan vas tanaman hias di rumah,” pungkasnya, sambil menunjukan contoh.

Artikel ini berdasarkan liputan Mauritz, kontributor atau reporter merahputih.com yang bertugas di wilayah Cirebon, Kuningan dan sekitarnya.



Widi Hatmoko

LAINNYA DARI MERAH PUTIH