Bentrokan Pendukung dan Penentang Presiden Trump di Taman California Bentrok Massa Pendukung dan Penentang Presiden Trump di Taman California ( Gettyimages )

Para pendukung dan penentang Presiden Donald Trump terlibat dalam bentrokan pada Sabtu (15/4), ketika masing-masing kelompok itu mengadakan rapat umum.

Polisi menangkap sedikitnya 20 orang dan berusaha melerai dua kubu yang berseteru itu.

Pihak berwajib terpaksa menggunakan bahan peledak ke arah satu titik dalam usaha memulihkan ketertiban ketika perkelahian pecah di antara dua kelompok itu dan orang-orang saling melempar botol-botol dan kaleng-kaleng padahal dua kubu tersebut telah dipisahkan oleh sebuah penghalang.

Wartawan Reuters menyaksikan wajah sejumlah orang berdarah dan menderita luka-luka ringan. Namun, belum ada keterangan resmi mengenai korban luka-luka atau meninggal dari pihak berwajib. Media yang mengutip kepolisian melaporkan sedikitnya 11 orang luka-luka.

Polisi mengatakan penangkapan-penangkapan bisa dilakukan setelah rekaman video diambil selama bentrokan diselediki.

Peristiwa itu terjadi ketika ratusan penentang Trump mengadakan aksi tandingan di sebuah taman yang bersamaan waktunya ketika sebagian besar pendukung Trump menyelenggarakan "Hari Patriot" yang di dalamnya peserta dapat bebas berbicara dan piknik.

Antara 500 dan 1.000 orang berada di taman itu sementara pawai berlangsung, demikian perkiraan wartawan Reuters.

Di antara penentang Trump, ada sejumlah orang yang mengenakan masker dan berpakaian hitam. Di pihak lain termasuk mereka yang menamakan dirinya "patriot" dan "nasionalis", pendukung Trump, dan pendukung kebebasan bicara dan kelompok-kelompok lain.

Sedikitnya 100 orang dari kedua kubu akhirnya keluar dari taman dan pergi ke salah satu persimpangan utama di Berkeley, tempat mereka meneruskan perkelahian, mengumpat, dan memaki-maki satu sama lain.

Jumlah personel kepolisian relatif sedikit saat itu, dan hanya dua atau tiga personel tampak dekat persimpangan itu.

Berkeley sendiri memiliki sejarah panjang aktivitas liberal dan Universitas California, Berkeley, adalah pusat protes pada tahun 1960-an.

Sumber: REUTERS/ANTARA



Noer Ardiansjah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH