Begini Aktivitas Striker Persib di Bulan Ramadan
Striker Persib Bandung, Rudiyana. (Foto: persib.co.id)
MerahPutih Sepak Bola - Bulan ramadan sepertinya tak menghalangi aktivitas striker Persib Bandung, Rudiyana, untuk tetap berolahraga.
Menurutnya, olahraga tetaplah yang utama meskipun belum ada kejelasan kompetisi dan pada waktu Ramadan seperti saat ini.
"Biasanya jogging sambil ngabuburit (menunggu adzan magrib). Jadi saat selesai olahraga bisa langsung berbuka," ujar Rudiyana seperti dikuti laman resmi Persib, Jumat (19/6).
"Kegiatan ini cukup menyenangkan dan mencegah biar tidak bosen juga diam di rumah. Kadang-kadang juga jaga toko sampai sore sebelum joging," tambahnya.
Pemain 23 tahun ini pun tak sungkan untuk memberikan sedikit bocoran menu favoritnya saat buka puasa.
"Setiap buka pasti harus ada kolak pisang. Tapi kalau tidak ada paling diganti dengan yang manis lainnya. Hanya memang rasanya ada yang kurang kalau tidak ada kolak," ucapnya.
Selain bulan ramadan, Rudiyana pun berpikir positif kompetisi tahun ini ditiadakan karena mempunyai banyak waktu dengan keluarganya.
Baca Juga:
Yuk Intip Penyerang Top di Eropa yang Tak Lupakan Ibadah
Evan Dimas Masuk Daftar 10 Atlet Paling Memukau SEA Games 2015
Bagikan
Berita Terkait
Jadwal Super League Pekan ke-20: Persija vs Arema Hingga Persib Kontra Malut United
Baratan: Tradisi Unik Nisfu Sya'ban di Jepara Sebagai Simbol Keselamatan Menjelang Bulan Suci Ramadan
Nisfu Syaban 1447 Hijriah Jatuh 3 Februari 2026, Momentum Emas Raih Syafaat Nabi Muhammad
Marc Klok Sambut Shayne Pattynama yang Gabung Persija dengan 'Psywar' Tipis-Tipis
Layvin Kurzawa dan Dion Markx Gabung Persib, Lini Belakang Jadi Makin Seram!
Persib Tidak Boleh Terlena, Masih Ada 17 Laga Lagi yang Menentukan di Putaran Kedua Menurut Eliano Reijnders
Persib Taklukan Persija 1-0, Pimpin Klasemen Liga
Suporter Persija Jakarta Diminta Tidak Datang ke Stadion GBLA
Pramono Anung Minta Supporter Persija dan Persib Jaga Emosi, Jangan Sampai Skor Menang Tapi Ribut
Trio 'Maung' Beckham, Teja, Barba Kembali Berlatih, Sinyal Bahaya Buat Persija?