Bareskrim Periksa Rekan-rekan Haji Lulung Soal Korupsi TIM Haji Lulung (tengah) menjawab pertanyaan wartawan seusai menjalani pemeriksaan di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta. (ANTARA FOTO/Reno Enir)

Bareskrim Polri akan segera mengagendakan pemeriksaan terhadap rekan-rekan Haji Lulung di Komisi B DPRD DKI Jakarta periode 2012 terkait dengan dugaan kasus dugaan korupsi renovasi Gedung Teater Kesenian di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat.

"(Yang akan diperiksa) Ya, pokoknya yang masuk komisi pak Haji Lulung. Komisi B," kata Kasubdit I Dittipidkor Bareskrim Polri, Kombes Adi Deriyan di Mabes Polri, Kamis (20/4).

Pihaknya juga saat sudah bekerja sama beberapa ahli yang kompeten untuk mengetahui struktur bangunan dan konstruksinya, apakah sebanding dengan nilai anggaran yang digelontorkan.

"Itu, 'kan mau buat audio. Jadi, apa memang sistem audio bagus sesuai dengan anggarannya atau tidak," kata Adi.

Penyelidik juga telah menemukan adanya penggelembungan dana dari proyek renovasi gedung kesenian di TIM yang menggunakan anggaran APBD tahun 2012. Untuk itu, penyelidik ingin mengetahui pembahasan anggaran yang saat itu dilakukan oleh Pemda dengan DPRD.

"Kita ingin tahu berkaitan dengan diskusi anggaran. Unit kerja mengusulkan. Nilainya dari 500 jadi membengkak jadi nilai fantastis," kata Adi.

Kasus ini berawal dari adanya laporan tertanggal 8 Maret 2016 tentang dugaan tindak pidana korupsi pengerjaan penyempurnaan Gedung Teater Kesenian Jakarta, Taman Ismail Marzuki pada Finas Kebudayaan dan Pariwisata periode 2016.

Dari hasil penyelidikan, proyek revitalisasi Gedung TIM dengan nilai mencapai Rp 27 miliar tersebut ditangani oleh PT Relis Sapindo Utama sebagai kontraktor. (Ayp)

Baca berita terkait kasus dugaan korupsi renovasi Gedung Teater Kesenian TIM di: Haji Lulung Diperiksa Bareskrim Polri. Ada Apa?


Tags Artikel Ini

Noer Ardiansjah

YOU MAY ALSO LIKE