Banjir Jadi Tugas Berat Gubernur DKI Jakarta yang Baru Banjir di Cipinang Melayu, Jakarta Selatan, Senin (20/2). (ANTARA/Rosa Panggabean)

Pasangan nomor pemilihan 3 Anies Baswedan-Sandiaga Uno, yang unggul menurut versi hitung cepat sejumlah lembaga survei, dalam Pilkada DKI Jakarta dihadapkan pada masalah banjir musiman. Hal ini masih akan menjadi tugas berat bagi pemimpin baru DKI Jakarta mendatang.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, masalah banjir akan menjadi tugas berat gubernur DKI baru. Tidak mudah mengatasi masalah banjir Jakarta karena sangat kompleks dan tidak dapat diatasi secara instan.

"Perlu komitmen politik tinggi dan keberlanjutan terus menerus, termasuk di dalamnya upaya-upaya yang tidak populis harus dilakukan," kata Sutopo dalam rilis peringatan dini banjir Sungai Ciliwung kepada merahputih, Rabu (19/4).

Ia melanjutkan, bantaran sungai di Jakarta seperti Ciliwung, Sunter, Cipinang, Angke, Pesanggrahan dan lainnya berkembang permukiman sehingga sangat rentan banjir. Sungai-sungai yang ada perlu dinormalisasi melalui pengerukan, pelebaran, pembangunan talud, dan lainnya.

"Selain itu, pembangunan manusia yang mampu menghadapi dan mengatasi banjir perlu ditingkatkan. Jika tidak banjir akan menyandera masyarakat di Jakarta," katanya.

Baca berita lain terkait Pilkada DKI Jakarta: Tak Ingin Kembali Banjir, Djarot Sambangi Warga Pejaten Timur



Luhung Sapto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH