Balimau Kasai, Upacara Tradisional Menyambut Ramadhan di Kampar Riau

Zulfikar SyZulfikar Sy - Sabtu, 04 Juni 2016
Balimau Kasai, Upacara Tradisional Menyambut Ramadhan di Kampar Riau

Tradisi Balimau Kasai (Foto: wordpress)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Budaya- Bulan Puasa Ramadhan sebentar lagi menjelang. Meski masih menunggu hilal tanda puasa dimulai, namun suasana di sejumlah daerah tanah air telah ramai dengan berbagai tradisi budaya yang dieksperesikan masyarakat setempat untuk menyambut bulan suci tersebut.

Sebagai negara yang terdiri dari berbagai suku bangsa dan kaya akan budaya nusantara, masyarakat muslim di Indonesia punya tradisi tersendiri untuk menyambut datangnya bulan suci tersebut. Meski tata cara tradisi menyambut bulan puasa beragam, namun semangatnya tetap sama, yakni sebagai bentuk ucap syukur serta kegembiraan umat muslim akan datangnya bulan puasa.

Di Kabupaten Kampar Riau ada satu tradisi mandi bersama untuk menyambut bulan Ramadhan. Masyarakat Kampar menyebutnya Tradisi Balimau Kasai. Biasanya, agenda ini dilaksanakan sehari menjelang ibadah puasa dimulai atau tepatnya di penghujung bulan Syaban.

Balimau sendiri bermakna mandi dengan menggunakan air yang dicampur jeruk, yang oleh masyarakat setempat disebut limau. Jeruk yang biasa digunakan adalah jeruk purut, jeruk nipis, dan jeruk kapas.
Sedangkan kasai adalah wangi-wangian yang dipakai saat berkeramas.

Masyarakat setempat meyakini agenda Balimau Kasai merupakan simbol penyucian diri dan kesiapan untuk melakukan ibadah puasa Ramadhan.

Sebetulnya, ada banyak acara yang digelar menjelang Balimau Kasai. Masyarakat Kampar biasanya akan beramai-ramai memasak panganan khas untuk dibagi-bagi sembari mereka bersilaturahmi dengan tetangga atau keluarga. Menjelang dimulai acara mandi Balimau kaum laki-laki biasanya salat ashar berjamaah di masjid sebelum turun ke sungai untuk mandi balimau. Ada juga yang mendatangi sanak keluarga yang dituakan untuk duduk bersama sambil meminta petuah menjalani puasa Ramadhan.

Tradisi yang sudah turun-temurun ini hingga kini masih lestari di tengah masyarakat adat Kampar Riau. Meski masih menjadi kontroversi di kalangan pemuka agama setempat, semestinya sikap bijak dan arif harus dikedepankan dalam menjaga nilai luhur warisan nenek moyang tersebut. Sebab, selain mandi di sungai dengan limau yang dianggap sebagai penyucian fisik, ajang ini juga dijadikan sarana untuk memperkuat rasa persaudaraan sesama muslim dengan saling mengunjungi dan meminta maaf.

BACA JUGA:

  1. Asal-Usul Tradisi Meugang Masyarakat Aceh
  2. Meugang, Tradisi Wajib Warga Aceh Jelang Ramadhan
  3. 'Rebha' Tradisi Masyarakat Pamekasan Rayakan Nisfu Syaban
  4. Ruwah Tradisi Nusantara di Bulan Syaban
  5. Wisata Edukasi Museum Kebangkitan Nasional di Jakarta
#Tradisi Balimau Kasai #Tradisi Ramadan #Ibadah Puasa #Budaya Nusantara
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Lifestyle
Amalan Penting yang Dianjurkan saat Ramadan, Perbanyak Doa dan Istigfar
Dua amalan ini sangat dianjurkan saat menyambut Ramadan. Hal itu menjadi kesiapan spritiual yang matang.
Soffi Amira - Sabtu, 07 Maret 2026
Amalan Penting yang Dianjurkan saat Ramadan, Perbanyak Doa dan Istigfar
Lifestyle
Hukum Puasa bagi Orang Sakit Menurut Islam, Kapan Boleh Tidak Berpuasa?
Bagaimana hukum puasa bagi orang sakit dalam Islam? Simak penjelasan berdasarkan Al-Qur’an tentang kapan boleh berbuka, qadha puasa, hingga kewajiban fidyah.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Maret 2026
Hukum Puasa bagi Orang Sakit Menurut Islam, Kapan Boleh Tidak Berpuasa?
Lifestyle
Pakai Inhaler saat Puasa, Batal atau Tidak? Simak Penjelasan Ulama
Apakah inhaler membatalkan puasa? Bagaimana dengan minyak angin? Simak penjelasan fikih lengkap beserta dalil dan pendapat ulama.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 25 Februari 2026
Pakai Inhaler saat Puasa, Batal atau Tidak? Simak Penjelasan Ulama
Lifestyle
Haid Berakhir Jelang Subuh, Apakah Muslimah Tetap Bisa Puasa Ramadan?
Muslimah yang meniatkan diri tetap berpuasa walaupun belum mandi junub bukan masalah karena syarat sah puasa bukan bersuci.
Dwi Astarini - Senin, 23 Februari 2026
Haid Berakhir Jelang Subuh, Apakah Muslimah Tetap Bisa Puasa Ramadan?
Tradisi
Tradisi Balimau Kasai Khas Riau, Ritual Penyucian Diri Sambut Ramadan
Secara etimologis, istilah balimau berasal dari bahasa Ocu (Kampar) yang berarti mandi menggunakan air yang dicampur perasan jeruk.
Dwi Astarini - Rabu, 18 Februari 2026
Tradisi Balimau Kasai Khas Riau, Ritual Penyucian Diri Sambut Ramadan
Lifestyle
Apa Hukumnya Tidak Puasa Ramadan Bagi Korban Bencana?
Kendati demikian, kewajiban ini tidak gugur begitu saja, melainkan harus diganti atau di-qadha pada hari lain ketika kondisi sudah kembali normal
Angga Yudha Pratama - Selasa, 17 Februari 2026
Apa Hukumnya Tidak Puasa Ramadan Bagi Korban Bencana?
Indonesia
Hormati Hak Orang Tidak Puasa, MUI Larang Sweeping Rumah Makan Saat Ramadan
MUI menegaskan larangan sweeping tempat makan saat Ramadan 2026 untuk menghormati hak orang yang tidak berpuasa.
Wisnu Cipto - Senin, 16 Februari 2026
Hormati Hak Orang Tidak Puasa, MUI Larang Sweeping Rumah Makan Saat Ramadan
Lifestyle
Baratan: Tradisi Unik Nisfu Sya'ban di Jepara Sebagai Simbol Keselamatan Menjelang Bulan Suci Ramadan
Keunikan tradisi ini terletak pada penyajian makanan khas bernama Puli
Angga Yudha Pratama - Minggu, 01 Februari 2026
Baratan: Tradisi Unik Nisfu Sya'ban di Jepara Sebagai Simbol Keselamatan Menjelang Bulan Suci Ramadan
Lifestyle
50 Ucapan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Penuh Makna dan Berkah di Bulan Ramadan
Ucapan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa: Mari kita sambut bulan Ramadan dengan hati yang tulus dan penuh kebahagiaan. Selamat menjalankan ibadah puasa!
ImanK - Kamis, 27 Februari 2025
50 Ucapan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Penuh Makna dan Berkah di Bulan Ramadan
Fun
Kejar Pengampunan Dosa, Ini Doa Puasa Sunah Rajab Beserta Artinya
Rajab menjadi bulan penuh kebaikan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 Januari 2025
Kejar Pengampunan Dosa, Ini Doa Puasa Sunah Rajab Beserta Artinya
Bagikan