Badrodin Haiti Diantara Rekening Gendut dan Dugaan Pelanggaran HAM

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Rabu, 18 Februari 2015
Badrodin Haiti Diantara Rekening Gendut dan Dugaan Pelanggaran HAM

Badrodin Haiti (Foto: Antarafoto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Presiden Joko Widodo dalam keterangan resminya di Istana Negara, Jakarta pada Rabu (18/2), telah menunjuk Komisaris Jenderal Polisi Badrodin Haiti sebagai calon tunggal Kapolri menggantikan Komisaris Jenderal Budi Gunawan.

Sebaliknya Presiden Joko Widodo berharap kepada Komjen Pol Budi Gunawan untuk terus memberikan kontribusinya, baik di korps Polri atau jabatan lain yang akan disandangnya kelak.

Sebelum diajukan sebagai calon tunggal Kapolri, Komjen Pol Badrodin Haiti adalah pelaksana tugas (Plt) Kapolri yang diangkat Presiden Joko Widodo. Alumnus Akademi Polisi (Akpol) tahun 1982 itu diangkat sebagai PLt karena kasus hukum yang membelit Komjen Pol Budi Gunawan. (Baca: Bambang Soesatyo: Presiden Inkonsisten jika Batal Lantik BG)

Beberapa waktu lalu Komjen Pol Badrodin Haiti pernah diserang 2 isu miring terkait dirinya. Apa sajakah kedua isu tersebut?.

Isu pertama adalah kepemilikan rekening gendut. Jenderal bintang 3 tersebut memiliki kekayaan sebesar Rp 8 miliar. Isu kedua adalah dugaan pelanggaran Hak asasi manusia (HAM) saat ia menjabat sebagai Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng).

Isu soal rekening gendut yang dimiliki Komjen Pol Badrodin Haiti kembali mencuat sejak penerima bintang Adhi Makayasa itu ditunjuk Presiden Jokowi untuk melaksanakan tugas kepala Kepolisian Indonesia.

Berdasarkan catatan di KPK, total harta Badrodin mencapai Rp8,290 miliar dan 4.000 dolar AS dan dia terakhir melaporkan kekayaan itu saat diangkat menjadi wakil kepala Kepolisian Indonesia pada 2 Mei 2014.

Kekayaannya itu berupa harta tidak bergerak yang terdiri atas sebidang tanah dan bangunan di Depok dan 11 petak tanah yang tersebar di Bekasi, Pandeglang, Jakarta Selatan, Semarang, dan Depok, Jawa Barat, bernilai total Rp4,3 miliar.

Komjen pol Badrodin Haiti sendiri memnbantah isu rekening gendut tersebut saat serah terima jabatan (sertijab) di Mabes Polri pada 4 Maret 2014 lalu. Ia juga telah melaporkan
kepemilikan rekeningnya kepada Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

"Sudah diklarifikasi, itu kan sudah dilaporkan kepada PPATK. Dari lembaga Polri sudah clear tidak ada yang perlu diklarifikasi," kata Badrodin kala itu.

Kemudian untuk kasus dugaan pelanggaran HAM terjadi pda tahun 2007 silam, saat ia menjabat sebagai Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng). Saat menjabat sebagai pucuk pimpinan di Sulteng terjadi peristiwa penyerangan terhadap sekelompok masyarakat oleh anggota Polda Sulawesi Tengah dan tim Detasemen Khusus 88 Antiteror di Tanah Runtuh, Poso, Sulawesi Tengah.

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) sendiri mengaku menemukan pelanggaran HAM yang dilakukan olehnya. Namun demikian BAdrodin mengklaim bahwa persoalan dugaan pelanggaran HAM sudah selesai. Ia juga mengklaim bahwa dirinya sudah 'clear' dan bersih atas tuduhan yang disematkan kepada dirinya.

"Silakan saja kalau diduga ada pelanggaran HAM, tetapi yang lalu kan Komnas HAM juga sudah turun. Sudah melakukan pengecekan dan pemaparan. Pejabatnya juga masih ada silakan diklarifikasi. Kan pejabatnya ada dari kapolresnya, pasukannya juga ada. Densus yang dari Mabes Polri juga ada. Masih lengkap. Kalau sudah pensiun semua susah. Kalau ada pengusutan silakan saja panggil pejabat-pejabat yang terkait," ujarnya kala itu. (bhd)

 

#Calon Kapolri #Komjen Budi Gunawan #Rekening Gendut #Pelanggaran HAM #Badrodin Haiti
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Calon Kapolri Komjen Suyudi Janji Rombak Pola Rekrutmen hingga Penyederhanaan Lembaga Polri
Komjen Suyudi menegaskan tak boleh ada praktik titipan, transaksi, hingga sponsorship dalam proses rekrutmen dan pembinaan SDM Polri.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Calon Kapolri Komjen Suyudi Janji Rombak Pola Rekrutmen hingga Penyederhanaan Lembaga Polri
Indonesia
Tebak-Tebak Buah Manggis Varian Mini Cooper 2022 di Garasi Calon Kapolri Komjen Suyudi Ario Seto
Penasaran dengan isi garasi calon tunggal Kapolri Komjen Suyudi Ario Seto? Berdasarkan data LHKPN terbaru, ia hanya mendaftarkan NMAX dan Mini Cooper 2022 berstatus hibah. Intip ulasan lengkapnya!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 01 Oktober 2026
Tebak-Tebak Buah Manggis Varian Mini Cooper 2022 di Garasi Calon Kapolri Komjen Suyudi Ario Seto
Indonesia
Rekam Jejak Komjen Suyudi Ario Seto Dinilai Punya Modal Kuat Benahi Polri
Komjen Pol Suyudi Ario Seto dinilai punya modal kuat pimpin Polri. Simak ulasan lengkap pengamat soal tantangan reformasi dan profesionalisme kepolisian ke depan!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 01 Oktober 2026
Rekam Jejak Komjen Suyudi Ario Seto Dinilai Punya Modal Kuat Benahi Polri
Indonesia
Bongkar Total Kekayaan Calon Tunggal Kapolri Komjen Suyudi Ario Seto, Aset Properti di Jaksel Bikin Salfok
Penasaran dengan harta kekayaan Komjen Suyudi Ario Seto? Cek rincian total kekayaan Calon Tunggal Kapolri terbaru di LHKPN 2025 yang mencapai Rp5,8 miliar dan 100% bebas utang!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 01 Oktober 2026
Bongkar Total Kekayaan Calon Tunggal Kapolri Komjen Suyudi Ario Seto, Aset Properti di Jaksel Bikin Salfok
Indonesia
Gebrakan Program 100 Hari Calon Tunggal Kapolri Komjen Suyudi Ario Seto
Penasaran dengan visi misi calon Kapolri Komjen Pol Suyudi Ario Seto? Simak detail program 100 hari pertamanya mulai dari berantas judi online hingga reformasi internal Polri di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 01 Oktober 2026
Gebrakan Program 100 Hari Calon Tunggal Kapolri Komjen Suyudi Ario Seto
Indonesia
Polri di Tangan Komjen Suyudi, tak Ada lagi ‘No Viral No Justice’
Suyudi mengatakan masyarakat yang membuat laporan polisi harus mendapatkan penanganan dan informasi perkembangan perkara.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Polri di Tangan Komjen Suyudi, tak Ada lagi ‘No Viral No Justice’
Indonesia
Profil Komjen Suyudi, Jagoan Reserse yang Diajukan Prabowo Jadi Kapolri
Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto sebagai calon tunggal Kapolri guna menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Profil Komjen Suyudi, Jagoan Reserse yang Diajukan Prabowo Jadi Kapolri
Dunia
Uni Eropa Bekukan Aset 4 Lembaga Israel, Terbukti Pelanggar HAM Berat di Tepi Barat
Uni Eropa resmi menjatuhkan sanksi terhadap 4 lembaga Israel dan pimpinannya atas pelanggaran HAM di Tepi Barat. Sanksi meliputi pembekuan aset dan larangan perjalanan ke negara anggota Uni Eropa.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Uni Eropa Bekukan Aset 4 Lembaga Israel, Terbukti Pelanggar HAM Berat di Tepi Barat
Indonesia
Hidayat Nur Wahid Kecam UU Hukuman Mati Israel, Dinilai Diskriminatif terhadap Palestina
Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid, mengecam keras pengesahan UU hukuman mati oleh parlemen Israel terhadap tahanan Palestina.
Soffi Amira - Sabtu, 04 April 2026
Hidayat Nur Wahid Kecam UU Hukuman Mati Israel, Dinilai Diskriminatif terhadap Palestina
Indonesia
DPR Desak Komnas HAM Tetapkan Kasus Andrie Yunus sebagai Pelanggaran HAM
Komisi XIII DPR mendesak Komnas HAM untuk menetapkan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.
Soffi Amira - Minggu, 29 Maret 2026
DPR Desak Komnas HAM Tetapkan Kasus Andrie Yunus sebagai Pelanggaran HAM
Bagikan