Atasi Kekurangan Listrik, Jokowi Setujui Service Company PLN
Presiden Joko Widodo (kiri) dan Wapres Jusuf Kalla (kanan) bersiap memimpin rapat terbatas kabinet di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (12/3). (Foto: Antara/Andika Wahyu)
MerahPutih Bisnis - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyetujui PT PLN (Persero) menjadi perusahaan service company (perusahaan pelayanan masyarakat) atau hanya mengurusi penjualan listrik ke masyarakat. Menurutnya, ini akan mengurangi terjadinya defisit listrik. (Baca: Jokowi Targetkan Listrik Swasta Capai 21.000 MW Selama 2 Tahun)
"Kalau dikerjain PLN sendiri, nggak akan tercapai. Butuh Rp1.200 trilliun. Nggak mungkin PLN ngerjain sendiri," tutur Joko Widodo di Gedung PLN, Jakarta, (7/4).
Jokowi juga menginginkan PLN melakukan efisiensi penggunaan BBM, sehingga tarif listrik untuk masyarakat dan industri lebih terjangkau. "Jadi industri bisa membuka lapangan kerja bagi masyarakat," ucapnya.
Ketika ditemui di tempat yang sama, Direktur Utama PT PLN (persero) Sofyan Basir mengakui bahwa bahan bakar yang paling mahal adalah BBM. Sofyan menjelaskan, kedepannya penggunaan BBM akan dihilangkan oleh PLN dan dialihkan menggunakan pembangkit yang lebih efisien, seperti batubara, gas, panas bumi dan lainnya. (Baca: PLN Bantah Naikkan Tarif Dasar Listrik pada Bulan Mei)
"BBM akan aku turunin drastis, diesel-disel akan dimatiin. Itu akan efisen Rp10 triliun," tutur dia.
Melalui service company, PLN akan menjadi perusahaan penyedia jaringan distribusi, transmisi, dan jasa perawatan infrastruktur listrik. Dengan ini, perusahaan swasta akan mampu masuk dalam pembangunan listri di Tanah Air. (rfd)
Bagikan
Fredy Wansyah
Berita Terkait
Diskon 50 Persen untuk Warga yang Tambah Daya Listrik lewat PLN Mobile
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri ESDM Bahlil Minta PLN Naikkan Harga Token Listrik agar Rakyat Belajar Berhemat
PLN Jamin 15 Ribu Hunian Sementara Korban Banjir Sumatera Dapat Pasokan Listrik
Azan Kembali Menggema di Aceh, Masjid Pulih Pascabanjir Berkat Gotong Royong bersama Relawan PLN
Tarif Listrik PLN Per kWh Januari 2026 Tak Naik, Cek Daftarnya Berikut Ini
Listrik Kembali Menyala, PLN Fokus Pulihkan 184 Desa Terdampak Bencana di Aceh Tengah
Beban Puncak Listrik Pada Malam Natal Capai 44,5 Gigawatt
Banda Aceh Masih Pemadaman Bergilir, PLN Minta Waktu Perbaikan Sampai Minggu
Dirut PLN Minta Maaf Akui Tidak Akurat Kasih Data 93% Listrik Aceh Sudah Normal
93 Persen Jaringan Listrik di Aceh Sudah Pulih, 4 Kabupaten Berhasil Menyala