Ardian Syaf, Komikus yang Memasukkan Simbol Al Maidah di Komik Marvel facebook Ardian Syaf

Nama Ardian Syaf mendadak terkenal setelah munculnya kontrofersi pada komik terbaru Marvel berjudul X-Men Gold #1. Pasalnya Ardian yang memang bekerja dibawah payung Marvel dan DC ini sengaja menyelipkan simbol QS 5:51 dan 212 di beberapa halaman komik edisi tersebut.

Ardian memang seorang komikus Indonesia yang diakui indostri komik internasional. Berdasarkan website pribadinya ardiansyaf.com, pria kelahiran Tulungagung, Jawa Barat ini memulai karirnya pada tahun 2007. Saat itu ia bekerja untuk penerbit Amerika, Dabel Brothers lewat komik Dresden File.

twitter @pemudamerah

Selama hampir 10 tahun malang melintang di dunia komik, Ardian yang mengaku ikut turun pada aksi 212 itu ini telah mengerjakan proyek komik bersama DC Comics seperti JLA, Batman Blackest Night, Superman/Batman, Green Lantern Corp, Birds of Prey, dan Batgirl. Sedangkan bersama Marvel ia telah mengerjakan komik Nightcrawler, Captain Britain dan MI-13. Setidaknya sudah lebih dari 50 karya komik yang dikerjakan Ardian bersama Marvel dan DC.

Keahliannya dalam menggambar memang sudah tidak diragukan lagi. Bahkan pria yang akrab disapa Aan ini bisa mendapat bayaran hingga US$ 300 untuk satu lembar gambar.

twitter @pemudamerah

Sebenarnya bukan kali ini saja Ardian Syaf pernah membuat geger publik lewat hasil karyanya. Saat itu Ardian menampilkan sebuah baliho bergambar Jokowi dan Ahok dengan baju kotak-kotaknya pada salah satu panel di komik Batgirls #1. Disana tertulis "Jokowi DKI 1".

Seperti yang diketahui X-Men Gold #1 menampilkan simbol QS 5:51 dan 212 pada beberapa halamannya. Simbol QS 5:51 muncul saat karakter Colossus bermain baseball. Saat itu tokoh superhero X-Men ini memakai t-shirt yang bertuliskan QS 5:51, sedangkan simbol 212 ditemukan pada gambar tembok.

harianjogja.com

Setelah kasus ini, pihak Marvel mengaku gambar yang diselipkan Ardian tidak diketahui manajemen. Mereka pun berjanji akan menghapus simbol yang ada di komik edisi terbaru itu dan memberi tindakan disipliner untuk Ardian.

"Karya (bermuatan pesan agama dan politik) dalam X-Men Gold #1 dimasukan tanpa sepengetahuan tentang arti dibelakangnya. Referensi (ayat Al Maidah dam 212) ini tidak merefleksikan pandangan penulis, editor dan siapapun yang ada di marvel dan tidak ada oposisi langsung atas ketercakupan Marvel Comics dan apa yang diperjuangkan X-Men sejak awal kreasinya," pernyataan Marvel yang dikutip comicbook.com.

Selain artikel ini Anda juga bisa baca Ada Unsur Surah Al-Maidah, Komik Marvel Tuai Kontroversi


Tags Artikel Ini

Muchammad Yani

YOU MAY ALSO LIKE