Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Antisipasi Kenaikan Dolar AS, Roti John Tunda Cari Untung

Luhung SaptoLuhung Sapto - Minggu, 04 Oktober 2015
Antisipasi Kenaikan Dolar AS, Roti John Tunda Cari Untung

Hafizh Suradiharja (tengah), pemilik Roti John. (Foto MerahPutih/Yohanes Abimanyu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Bisnis - Dampak pelemahan rupiah turut dirasakan para pengusaha lokal. Pun, pemilik waralaba Roti John, Hafizh Suradiharja.

Dalam sebuah perbincangan dengan merahputih.com, Minggu (4/10), Hafizh mengaku perusahaan turut terdampak pelemahan rupiah. Namun, pengaruhnya kecil, hanya 5 persen.

"Saat ini yang saya rasakan dampaknya sangat kecil, cuman 5 persen akibat kenaikan harga bahan baku," kata Hafizh.

Untuk mensiasati naiknya dolar AS, Hafizh sengaja menahan profit. Ia rela tidak mendapatkan keuntungan. Hafizh pun memilih tidak menaikkan harga penjualan.

"Harga bahan baku mengalami peningkatan 5 persen, tapi harga jual di outlet tetap sama. Jadi saya baru menaikkan harga jual bulan depan. Kalau harga jual dinaikkan sekarang kasihan mitra saya. Daya beli masyarakat sedang menurun, nantinya bakal mempengaruhi pendapatan outlet," tuturnya.

Menurutnya, omset penjualan bersama dengan para mitra masih terbilang stabil sekarang.

"Depresiasi rupiah tidak mempengaruhi omset yang kita peroleh. Penjualan di setiap gerai cenderung stabil. Selain itu, kita juga tidak menaikkan harga jual produk. Tapi saya yakin ke depannya daya beli masyarakat akan pulih kembali seperti biasanya," tandasnya. (Abi)

Baca Juga:

  1. Baba Rafi Buka Gerai Pertama di Eropa
  2. Lapar Mau Makan Siang? Yuk Ke Restoran Ini!
  3. 4 Restoran Ala-Ala Pantai di Jakarta
  4. Daftar Restoran Kari Jepang Populer di Jakarta
  5. Lapar di Tengah Malam? Coba Kunjungi Restoran 24 Jam Ini!

 

#Pelemahan Rupiah #Roti John
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Rupiah Hancur Lebur Tembus Rp18.109 Per Dolar AS Sore Ini akibat Perang Rudal Amerika-Iran
Pembatalan pembukaan Selat Hormuz memicu kekhawatiran datangnya guncangan inflasi jilid baru akibat kenaikan biaya logistik dunia
Angga Yudha Pratama - Senin, 13 Juli 2026
Rupiah Hancur Lebur Tembus Rp18.109 Per Dolar AS Sore Ini akibat Perang Rudal Amerika-Iran
Indonesia
Dolar Amerika Perkasa Tabrak Rupiah, Pergerakan IHSG Kamis Pagi Tawarkan Sedikit Harapan
Kelompok saham berkapitalisasi besar ikut mendorong laju indeks sektoral berada pada zona hijau
Angga Yudha Pratama - Kamis, 02 Juli 2026
Dolar Amerika Perkasa Tabrak Rupiah, Pergerakan IHSG Kamis Pagi Tawarkan Sedikit Harapan
Indonesia
Dana Asing Makin Keluar dari Indonesia, Rupiah Makin Tertekan
Dari data juga menunjukan, sentimen global, ketidakpastian masih tinggi mengenai potensi kesepakatan damai di Timur Tengah.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Dana Asing Makin Keluar dari Indonesia, Rupiah Makin Tertekan
Indonesia
Rupiah Loyo pada Penutupan Perdagangan Senin (22/6), Mulut Pedas Donald Trump Guncang Pasar
Kementerian Luar Negeri Iran mengklaim adanya kemajuan positif, sementara mediator Qatar dan Pakistan mengonfirmasi tercapainya peta jalan kesepakatan lebih luas
Angga Yudha Pratama - Senin, 22 Juni 2026
Rupiah Loyo pada Penutupan Perdagangan Senin (22/6), Mulut Pedas Donald Trump Guncang Pasar
Indonesia
Rupiah Bakal Terus Tertekan Jika Harga Minyak Dunia Naik
pelemahan rupiah, masih dipengaruhi oleh faktor global kembali meningkatnya harga minyak dunia seiring ancaman Presiden Trump untuk menyerang Lebanon.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Juni 2026
Rupiah Bakal Terus Tertekan Jika Harga Minyak Dunia Naik
Indonesia
Perdamaian Iran dan AS, Diyakini Kuatkan Rupiah
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran diyakini berpotensi memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Perdamaian Iran dan AS, Diyakini Kuatkan Rupiah
Indonesia
Jumat Kelabu Pasar Saham: Rupiah dan IHSG Kompak Ambyar Berjamaah, LQ45 Longsor Kehilangan Poin Penting
Sentimen negatif pasar global menyapu bersih optimisme investor domestik sejak menit-menit awal
Angga Yudha Pratama - Jumat, 19 Juni 2026
Jumat Kelabu Pasar Saham: Rupiah dan IHSG Kompak Ambyar Berjamaah, LQ45 Longsor Kehilangan Poin Penting
Lifestyle
Nahan Jajan, Ngejar Cuan: Cara Gen Z Kreatif Bertahan in This Economy
Tekanan ekonomi membuat Gen Z harus lebih selektif dalam mengatur keuangan.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
Nahan Jajan, Ngejar Cuan: Cara Gen Z Kreatif Bertahan in This Economy
Indonesia
IHSG Anjlok dan Rupiah Tembus Rp18.041, DPR Desak Pemerintah Pulihkan Kepercayaan Investor
DPR mendesak pemerintah memulihkan kepercayaan investor setelah IHSG turun ke 5.644,23, rupiah menembus Rp 18.041 per dolar AS, dan capital outflow mencapai Rp 66,20 triliun.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 05 Juni 2026
IHSG Anjlok dan Rupiah Tembus Rp18.041, DPR Desak Pemerintah Pulihkan Kepercayaan Investor
Indonesia
Dalam Beberapa Hari, Rupiah Bakal Diperdagangkan Rp 18.100 Per Dolar AS
pergerakan rupiah masih dipengaruhi oleh kuatnya dolar AS di tengah tingginya ketidakpastian global dan masih menariknya aset berbasis dolar.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
Dalam Beberapa Hari, Rupiah Bakal Diperdagangkan Rp 18.100 Per Dolar AS
Bagikan