Anies Enggan Komentari Hasil Hitung Cepat Anies Baswedan Calon Gubernur DKI Nomor Urut 3 (MP/ Angga Yudha Pratama)

Calon Gubernur nomor urut 3, Anies Baswedan belum mau berkomentar panjang mengenai hasil sejumlah lembaga hitung cepat yang menempatkan dirinya unggul atas pasangan Ahok-Djarot.

"Hasil akhir masih ditunggu. Ini sebuah fase yang belum menemui ujungnya. Perjalanan masih panjang. Ikhtiar dilakukan bukan untuk pilkada tapi yang sesungguhnya adalah hadirkan keadilan bagi warga Jakarta," ujar Anies di kediaman Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (19/4).

Hadir dalam kesempatan ini sejumlah tokoh-tokoh politik dan pimpinan partai pendukung Anies-Sandi. Mereka antara lain Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibyo, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon, Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan. Turut hadir Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Aburizal Bakrie (ARB), mantan Ketua Umum PAN Amien Rais serta tokoh-tokoh lainnya.

Anies dan calon wakilnya, Sandiaga Uno berkomitmen untuk terus konsisten dan fokus pada keadilan sosial.

"Artinya kita bereskan masalah yang sekarang sedang menimpa Jakarta. Komitmen kita, Jakarta paling Bhinneka dan jaga kebhinnekaan di Jakarta," kata Anies.

"Kita berkomitmen perjuangkan persatuan di Jakarta dan rayakan kebhinnekaan dan persatuan," sambung Anies.

Seperti diketahui, pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno unggul dalam beberapa hitung cepat yang dilakukan sejumlah lembaga survei.

Lembaga survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) dengan data masuk mencapai 62,29 persen, pasangan Anies-Sandi memperoleh suara 55,07 persen, sedangkan pasangan Basuki-Djarot mendapatkan 44,93 persen suara.

Pada hasil hitung cepat Indikator Politik dengan data masuk mencapai 60,75 persen, pasangan pasangan Anies-Sandi mendapat suara 58,93 persen, sedangkan pasangan Basuki-Djarot memperolah 41,07 persen suara.

Sedangkan berdasarkan hitung cepat PolMark Indonesia dengan data masuk 59,50 persen, pasangan Anies-Sandi memperoleh 56,63 persen suara dan pasangan Basuki-Djarot mendapat suara 43,37 persen.

Hitung cepat yang dilakukan Indo Barometer dengan data masuk 60,67 persen menempatkan pasangan Anies-Sandi dengan perolehan suara 58,13 persen, sedangkan pasangan Basuki-Djarot 41,87 persen.

Pada hitung cepat Voxpol Center dengan data masuk 56,82 persen, pasangan Anies-Sandi mengungguli pasangan Basuki-Djarot dengan perbandingan 59,21 persen dan 40,79 persen.

Begitu pula dengan hasil hitung cepat yang dilakukan Saiful Mujani Research Center dengan data masuk 68,18 persen, pasangan Anies-Sandi mendapatkan suara 58,8 persen dan Basuki-Djarot memperoleh 41,2 persen suara.

(Ayp)

Baca juga berita terkait Pilkada DKI 2017: Belasan Tahanan KPK Ikut Pencoblosan Pilgub DKI Jakarta



Zulfikar Sy

YOU MAY ALSO LIKE