Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Anggota Gafatar Cantik-Cantik dan Kaya-Kaya

Rendy NugrohoRendy Nugroho - Selasa, 12 Januari 2016
Anggota Gafatar Cantik-Cantik dan Kaya-Kaya

Rumah yang dijadikan markas Gafatar dan Homescholling Gafatar di Kadisoka, Sleman, DI Yogyakarta. (Foto: MerahPutih/Fredy Wansyah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Peristiwa - Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) ramai diperbincangkan seiring kabar hilangnya seorang dokter cantik Rica Tri Handayani, beserta anaknya. Wanita yang bersuami dokter juga ini dikabarkan hilang pada 30 Desember 2015. Setelah 12 hari tidak ada kabar, jajaran Polda DI Yogyakarta menemukan dokter Tri Rica beserta anaknya di Pangkalan Bun, Kalimantan, Senin (11/1).

Seiring kabar hilangnya dokter Rica, Polda DI Yogyakarta juga menerima laporan hilangnya warga. Dua di antaranya Kevin dan Selvi Nurfitriani, mahasiswi semeter 5 Universitas Sebelas Maret Solo, Jawa Tengah.

"Baru tahu ini tempatnya Gafatar setelah dokter cantik itu hilang ramai di beritain. Sebelumnya ndak tahu. Biasa aja sih mereka," papar Ibu Jazimah, tetangga rumah markas Gafatar di Kadisoka, Purwomartani, Sleman, DI Yogyakarta, saat ditemui merahputih.com, Selasa (12/1).

Ibu Jazirah menjelaskan, orang yang datang ke rumah yang dijadikan homescholling Gafatar itu tidak hanya banyak laki-laki, bahkan kaum perempuan sering bertamu. "Wong'e ayu-ayu, sugeh-sugeh. Yo ngono, kayak Selvi yang diberitain kemarin, orangnya cantik-cantik, kaya-kaya," kata Ibu Jazimah menceritakan.

Ketua RW 02 Kadisoka, Dwi Sutarmanto, menjelaskan, awalnya para penghuni rumah tersebut merupakan mahasiswa. Dua mahasiswa mengontrak rumah, namun dalam kesehariannya banyak juga orang-orang asing. "Umumnya mereka orang luar. Karena warga sini memandang, sing penting mboten usil (red, yang penting tidak usil), jadi tidak curiga adanya ormas gituan," kata pria berkumis tebal ini. (fre)

BACA JUGA:

  1. Kapolda Yogyakarta: Dulu Dokter Rica Pernah Ikut Gafatar
  2. Dokter Rica Tri Handayani Tiba di Yogyakarta
  3. Dokter Rica Tri Handayani Gabung Gafatar ?
  4. Polisi Telah Temukan Keberadaan Dokter Rica Tri Handayani
  5. Polisi Enggan Simpulkan Dokter Rica Tri Ikut Gerakan Radikal
#Polda DIY #Gafatar
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Polda DIY Buka Suara soal Anggota Intel yang Diamankan Mahasiswa UMY
Polda DIY buka suara soal anggota Intel yang diamankan mahasiswa UMY. Anggota itu bertugas dalam pengamanan aksi penyampaian pendapat.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Polda DIY Buka Suara soal Anggota Intel yang Diamankan Mahasiswa UMY
Indonesia
Insiden Pembubaran Ibadah di Bantul Dinilai Mencederai Kebebasan Beragama
Kombes Ihsan menjelaskan bahwa GMS harus segera melengkapi izin pendirian dan operasional tempat Ibadah.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Insiden Pembubaran Ibadah di Bantul Dinilai Mencederai Kebebasan Beragama
Indonesia
Buntut Kasus Hogi Minaya, Kapolres Sleman Dinonaktifkan Sementara
Kapolres Sleman, Edy Setyanto Erning Wibowo, dinonaktifkan sementara. Hal itu buntut kasus Hogi Minaya.
Soffi Amira - Jumat, 30 Januari 2026
Buntut Kasus Hogi Minaya, Kapolres Sleman Dinonaktifkan Sementara
Indonesia
Kapolda DIY Bersedia Usut Kematian Mahasiswa Amikom Saat Demo Jika Diminta Keluarga Korban
Ayah korban Yoyon Surono, menemukan sejumlah luka kala ikut memandikan jenazah anaknya. Antara lain, luka memar dan patah pada leher kiri serta jejak sepatu di perut.
Wisnu Cipto - Senin, 01 September 2025
Kapolda DIY Bersedia Usut Kematian Mahasiswa Amikom Saat Demo Jika Diminta Keluarga Korban
Indonesia
Dilaporkan ke Polda DIY atas Dugaan Skripsi Palsu, Jokowi Endus Orang Besar yang 'Backup'
Jokowi menyatakan, berdasarkan feeling, ada agenda besar politik dalam tuduhan ijazah palsu maupun pemakzulan Wapres Gibran Rakabuming Raka.
Frengky Aruan - Jumat, 25 Juli 2025
Dilaporkan ke Polda DIY atas Dugaan Skripsi Palsu, Jokowi Endus Orang Besar yang 'Backup'
Indonesia
Pelaku Mutilasi di Sleman Rebus Potongan Tubuh Korban untuk Hilangkan Jejak
Dalam proses mutilasi ini, pelaku memotong-motong tubuh korban menjadi beberapa bagian. Pelaku, imbuh Endriadi sempat pula merebus beberapa potongan tubuh korban untuk menghilangkan barang bukti.
Andika Pratama - Selasa, 18 Juli 2023
Pelaku Mutilasi di Sleman Rebus Potongan Tubuh Korban untuk Hilangkan Jejak
Indonesia
Polisi Sebut Korban dan Pelaku Mutilasi Berkenalan di Media Sosial
"Korban dan pelaku saling kenal. Kenal di media sosial dan tergabung dalam FB grup. Mereka dalam komunitas yang memunyai aktivitas tidak wajar," kata Endriadi
Andika Pratama - Selasa, 18 Juli 2023
Polisi Sebut Korban dan Pelaku Mutilasi Berkenalan di Media Sosial
Bagikan