Indonesiana Kuliner

Angeun Lada, Hidangan Khas Masyarakat Sunda Banten

Angeun Lada, Hidangan Khas Masyarakat Sunda Banten

MerahPutih Kuliner Nusantara - Angeun Lada, adalah satu dari sekian banyak kuliner khas masyarakat Banten. Hidangan yang satu ini merupakan hidangan yang berakar dari masyarakat Sunda di Banten yang tersebar di daerah Serang bagian selatan, Pandeglang, dan Lebak.

Angeun Lada menjadi hidangan wajib pada perayaan-perayaan penting dan hari besar, baik saat lebaran maupun saat acara keluarga.

Angen berarti sayur, Lada berarti pedas. Bahan utamanya adalah daging sapi bagian babat, yang diracik dengan bumbu-bumbu khas sunda seperti kemiri, bawang merah, bawang putih, cabe merah, dan kencur.

Rasa khasnya, berasal dari daun walang yang membuat masakan beraroma kuat. Daun Walang dalam bahasa ilmiahnya adalah achasma walang (blum) val, jenis tumbuhan dengan tinggi sekira 2 meter.

Walang dalam bahasa masyarakat Banten berarti serangga, ada serangga beraroma kuat yang disebut dengan walang sangit. Karena beraroma kuat itulah daun tersebut disebut Daun Walang.

Selain dipakai sebagai campuran masakan, tumbuhan walang yang banyak mengandung minyak atsiri, yang oleh masyarakat baduy dipakai sebagai pengusir hama padi dengan cara membakarnya di saung huma (Gubug Ladang).

Sayur ini banyak ditemui di warung makan khas Serang ataupun di Pandeglang. Salah satunya Warung “Cep Udin” yang terletak tidak jauh dari Lapangan Sukarela Pandeglang.

Kita juga bisa memesan Angeun Lada di Frangipani, sebuah restauran asri ditengah kota Serang yang berlokasi di Jalan Bhayangkara, hanya berjarak beberapa puluh meter dari Jalan Jend Soedirman.

Tags Artikel ini

Related artikel

Tranding Tags

Yuk ngobrol dengan kami