News Dunia

Angela Merkel Pertahankan Kerjasama Internasional di Konferensi Munich

Angela Merkel Pertahankan Kerjasama Internasional di Konferensi Munich

Tidak ada satu pun negara di dunia dapat menyelesaikan masalahnya sendiri dan pemerintah dapat mencapai lebih banyak untuk bangsa mereka jika bekerja sama dengan erat, kata Kanselir Jerman Angela Merkel, Rabu.

Jerman menjabat presiden Ekonomi G20 tahun ini, yang ingin Merkel gunakan untuk melindungi kerja sama multilateral setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mempertanyakan kewajiban persekutuan internasional dan bersikeras menempatkan "Amerika Serikat pertama" dalam kebijakannya.

Saat berbicara pada pertemuan perempuan anggota parlemen dari blok konservatif CDU/CSU, Merkel mengatakan akan menggunakan sambutannya pada konferensi keamanan Munich pada Sabtu untuk mempertahankan prakarsa kerja sama multilateral.

"Tidak ada negara dapat memecahkan masalahnya sendiri. Tindakan bersama lebih penting," kata Merkel.

Pemimpin tengah kanan itu, yang menghadapi pemilihan umum federal pada September, menambahkan bahwa ia yakin semua pemerintah akan mencapai lebih banyak untuk negara mereka jika mereka bekerja bersama bukannya mengisolasi diri.

Merkel mengatakan itu pertanda yang bagus bahwa pemerintah Amerika Serikat yang baru mengirimkan delegasi yang kuat untuk konferensi keamanan tahun ini, pertemuan tiga hari yang dimulai pada Jumat.

Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence dan Menteri Pertahanan James Mattis diharapkan untuk ambil bagian dengan sekutu Eropa yang mencari kejelasan tentang strategi kebijakan luar negeri pemerintahan Trump dan sikapnya terhadap Rusia.

Konferensi Munich telah menjadi salah satu acara yang paling penting di dunia kebijakan luar negeri dan keamanan. Peserta akan membahas masa depan hubungan transatlantik, NATO dan Uni Eropa, krisis Ukraina, hubungan dengan Rusia dan perang di Suriah, kata pemimpin konferensi itu, Wolfgang Ischinger.

Pada pekan ini, Jerman menyatakan rencana membentuk armada gabungan pesawat angkut Lockheed Martin Corp C-130J dengan Prancis dan bergabung dengan armada pesawat tangki Airbus A330 pimpinan Belanda.

Selain itu, terdapat beberapa prakarsa lain dengan Norwegia, Rumania dan Republik Ceko sebagai bagian dari upaya lebih luas untuk memperluas kerja sama pertahanan Eropa, yang akan diumumkan pada pertemuan Menteri Pertahanan NATO di Brussels.

Perjanjian itu disepakati saat Jerman dan anggota lain NATO menghadapi tekanan, yang meningkat, dari Amerika Serikat untuk menghabiskan lebih banyak belanja militer dan mencapai sasaran NATO, yaitu dua persen dari produk domestik bruto untuk belanja pertahanan.

Sebelumnya, Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menggarisbawahi kepentingan NATO dan bertekad bekerja sama lebih erat memerangi terorisme dan garis keras.

Trump menerima undangan Merkel untuk menghadiri pertemuan puncak negara industri G20 di Hamburg pada Juli dan mengatakan berencana menyambut Merkel di Washington segera. Jerman memimpin kelompok G20 pada tahun ini.

Sumber: ANTARA

Tags Artikel ini

Related artikel

Tranding Tags

Yuk ngobrol dengan kami