Aksi Kaesang Putra Jokowi Tolak Sweeping Sopir Taksi

Ana AmaliaAna Amalia - Selasa, 22 Maret 2016
Aksi Kaesang Putra Jokowi Tolak  Sweeping Sopir Taksi

Kaesang pangarep (Instagram Kaesang Pangarep)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merah Putih Artis - Permasalahan persaingan bisnis antara taksi konvensional dengan taksi online semakin hangat diperbincangkan publik, hal ini juga tak luput dari perhatian putera bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep.

Kaesang yang memang aktif berselancar di media sosial, ikut memberikan respon tentang Taksi Konvensional Vs Taksi Online. Meski tidak menuliskan langsung pendapatnya, hari ini Selasa (22/3) berbarengan dengan aksi Sweeping para sopir taksi konvensional, Kaesang rajin me-Retweet kicauan @Alitt Susanto, seorang penulis buku yang banyak berkicau tentang aksi sweeping sopir taksi hari ini.

Berikut ini kicauan yang di-Reetweet Kaesang Pangarep soal Taksi Ofline Vs Taksi Online:

"Ironis. Keributan & aksi vandal para oknum supir @Bluebirdgroup ini semacam "mencoreng" muka ketua ORGANDA. Which is.. Bos mereka sendiri."


"Metro mini juga disweeping???? Jadi kalian kira metromini itu, PAKE GRAB?????"

"Padahal makin vandal oknum driver itu memperlakukan transport online, simpati masyarakat kepada transport online malah makin besar."

"Oknum supir @Bluebirdgroup gebukin driver @gojekindonesia.. Ini kalo ampe ada aksi balas dendam, serem bgt loh. Integritas 2 pihak, remuk"

Dari serangkaian Re-Tweet Kaesang di Twitter hari ini dapat disimpulkan, Putra Presiden Jokowi ini mendukung beroperasinya taksi Online seperti Grab atau Uber dan menyayangkan aksi sweeping para sopir taksi konvensional yang berlangsung hari ini.

BACA JUGA:

  1. Selamat, Cucu Pertama Presiden Jokowi Telah Lahir
  2. Luhut Panjaitan: Pernikahan Gibran Fenomena Baru
  3. Rangkaian Prosesi Adat Jawa di Pernikahan Gibran Selvi
  4. Farhat Abbas Sebut Pernikahan Gibran dan Selvi Masuk Kategori Miskin
  5. Tukang Becak Ikut Berpartisipasi di Acara Pernikahan Gibran dan Selvi

 

#Pendemo #Uber Taksi #Supir Taksi #Kaesang Pangarep
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ana Amalia

Happy life happy me
Show More

Berita Terkait

Indonesia
3 Tersangka Pengeroyokan Pedagang Cermin Saat Kerusuhan Pejompongan Diancam 12 Tahun Penjara
Bambang Setiawan merupakan pedagang cermin yang menjadi korban dalam kerusuhan di kawasan Pejompongan setelah demonstrasi pada 27 Agustus 2026 dan akhirnya meninggal dunia.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
3 Tersangka Pengeroyokan Pedagang Cermin Saat Kerusuhan Pejompongan Diancam 12 Tahun Penjara
Indonesia
Polisi Telusuri Badan Hukum Pemberi Dana Kerusuhaan di Pejompongan Tewaskan Pedagang Cermin
Polisi kini mendalami pihak yang berada di balik permintaan pengerahan massa sekaligus menyiapkan pendanaan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Polisi Telusuri Badan Hukum Pemberi Dana Kerusuhaan di Pejompongan Tewaskan Pedagang Cermin
Indonesia
Pelajar Tertangkap Saat Demo Dimasukan Barak, Ikuti Program Pembekalan Bela Negara Korps Kadet Republik Indonesia
Program bela negara tersebut merupakan kerja sama antara Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan Polda Metro Jaya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 September 2026
Pelajar Tertangkap Saat Demo Dimasukan Barak, Ikuti Program Pembekalan Bela Negara Korps Kadet Republik Indonesia
Indonesia
Warga Pejompongan Meninggal di Aksi 27 Agustus 2026, Polisi Wajib Usut Pengeroyok
BS (59), seorang pedagang cermin, meninggal dunia setelah keluar dari rumahnya di kawasan Pejompongan saat terjadi kericuhan pada Kamis (27/8) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Warga Pejompongan Meninggal di Aksi 27 Agustus 2026, Polisi Wajib Usut Pengeroyok
Indonesia
DPN Peradi Desak Polri Usut Tuntas Kematian Bambang Setiyawan Saat Kericuhan di Pejompongan
Fikri meminta Polri melakukan penyelidikan dan penyidikan secara profesional, transparan, dan akuntabel
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
DPN Peradi Desak Polri Usut Tuntas Kematian Bambang Setiyawan Saat Kericuhan di Pejompongan
Indonesia
Demo 27 Agustus 2026, Polda Metro Cek Kerusakan Fasilitas Umum, Dishub Sayangkan Pengrusakan CCTV
Setelah massa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) selesai menyampaikan aspirasi dan meninggalkan lokasi, sejumlah massa dari elemen lain masih berdatangan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Demo 27 Agustus 2026, Polda Metro Cek Kerusakan Fasilitas Umum, Dishub Sayangkan Pengrusakan CCTV
Indonesia
Demo Jakarta Berujung Anarkis, Pemprov DKI Geram CCTV Pejompongan Dirusak Massa
Aksi demo di Jakarta berujung anarkis dengan perusakan CCTV publik di kawasan Pejompongan. Diskominfotik DKI Jakarta sangat menyayangkan insiden ini dan siap tindak tegas pelaku
Angga Yudha Pratama - Kamis, 27 Agustus 2026
Demo Jakarta Berujung Anarkis, Pemprov DKI Geram CCTV Pejompongan Dirusak Massa
Indonesia
Puan Janjikan RUU Perampasan Aset Rampung, Punya Waktu Empat Setengah Bulan
perwakilan masyarakat dapat diberikan kesempatan mengikuti rapat paripurna apabila mekanismenya dipenuhi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 27 Agustus 2026
Puan Janjikan RUU Perampasan Aset Rampung, Punya Waktu Empat Setengah Bulan
Indonesia
Demo 27 Agustus 2026, Polda Metro Amankan 65 Orang Sebelum Unjuk Rasa
Sebanyak 63 orang diamankan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum), sedangkan dua orang lainnya diamankan oleh Direktorat Siber Polda Metro Jaya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 27 Agustus 2026
Demo 27 Agustus 2026, Polda Metro Amankan 65 Orang Sebelum Unjuk Rasa
Indonesia
Demo 27 Agustus 2026, Polda Metro Jaya Siagakan Personel Dokkes Buat Pertolongan Cepat
Selain menyiagakan tim medis pertolongan pertama di lapangan, Polda Metro Jaya juga telah menyiapkan skema rujukan dan koordinasi ke fasilitas kesehatan lanjutan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 27 Agustus 2026
Demo 27 Agustus 2026, Polda Metro Jaya Siagakan Personel Dokkes Buat Pertolongan Cepat
Bagikan