Pembangunan Bandara Membuat Pencari Nafkah di Pantai Glagah Gelisah

Selvi PurwantiSelvi Purwanti - Rabu, 10 Agustus 2016
Pembangunan Bandara Membuat Pencari Nafkah di Pantai Glagah Gelisah

Pantai Glagah Indah, Kulonprogo, DI Yogyakarta. (Foto: MerahPutih/Fredy Wansyah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Mbah Tri merupakan salah satu pedagang asongan di Pantai Glagah Indah, Temon, Kulonprogo. Meski telah tua renta dan jalan membungkuk, Mbah Tri mengaku tetap memilih berdagang untuk mencari nafkah sehari-harinya.

Warung Mbah Tri tak jauh dari bibir pantai. Hanya berjarak sekira 15 meter. Letaknya persis di dekat Pos Pemantauan SAR Pantai Glagah Indah, atau di seberang jalan masuk parkir timur Pantai Glagah. Warungnya hanya berbahan kayu, dan dasar bangunannya bukan semen melainkan tanah.

Mbah Tri berdagang berbagai minuman, seperti teh manis, kopi, serta serba minuman dingin. Ia juga menyediakan makanan ringan, seperti mie instan, gorengan, kue basah, dan camilan berupa keripik dan berbagai jenis snack. “Penak ngene uripe (enak hidup begini). Males ning kuto (malas tinggal di kota). Jualan aja di sini, ya sampe kapan bisa jualannya di sini aja,” katanya penuh harap saat ditanyai ihwal kemungkinan tergusurnya lapaknya karena pembangunan bandara, Sabtu (6/8), akhir pekan lalu.

Mbah Tri hanyalah satu di antara sekian banyaknya warga yang menggantungkan hidupnya dari aktivitas wisatawan di Pantai Glagah Indah. Selain Mbah Tri, pengusaha penginapan dan warung makan juga banyak yang terkena dampak.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Sumantoyo menegaskan bahwa ia bersama pengusaha penginapan dan warung makan lainnya meminta tempat relokasi yang strategis. Paling tidak, tak jauhh berbeda dari lapak mereka di Pantai Glagah Indah saat ini.

Pemerintah Kabupaten Kulonprogo berencana memindahkan mereka di tempat yang tak jauh dari Pantai Glagah. Ada lima pilihan desa tempat relokasi mereka. Kelima desa tersebut ialah Desa Janten, Desa Kebonrejo, Desa Glagah, dan Desa Sindutan. (Fre)

BACA JUGA:

  1. Mengintip Agrowisata Buah Naga di Pantai Glagah Indah
  2. Dermaga Wisata Glagah, Tempatnya Camping Sambil Berwisata
  3. Laguna Indah di Pantai Glagah, Destinasi Andalan Kulon Progo
  4. Indahnya Tepi Laut di Kawasan Hutan Mangrove Congot
  5. Inilah Rute Menuju Pantai Congot
#Bandara Kulon Progo #Tempat Wisata Kulon Progo #Yogyakarta #Wisata Yogyakarta #Pantai Glagah Indah
Bagikan
Ditulis Oleh

Selvi Purwanti

Simple, funny and passionate. Almost unreal

Berita Terkait

Indonesia
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Libur panjang akhir pekan kerap dimanfaatkan masyarakat untuk menjelajahi kota-kota dengan nyaman dan aman bersama keluarga dengan naik kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Indonesia
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Hingga Senin (29/12) penjualan tiket Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 periode 18 Desember 2025–4 Januari 2026 telah mencapai 3.517.528 tiket.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Indonesia
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Posisi berikutnya ditempati oleh Semarang dengan 32.962 penumpang, Surabaya sebanyak 22.846 penumpang, Purwokerto sebanyak 22.139 penumpang, dan Bandung dengan 21.186 penumpang.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Indonesia
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Proses evakuasi korban berlangsung cukup menantang mengingat medan di kawasan Gunung Merapi yang curam dan kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Prabowo memerintahkan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyurati para bupati dan wali kota terkait dengan arahan tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Indonesia
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Teramati 4 kali awan panas guguran ke arah barat daya (Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.
Dwi Astarini - Selasa, 11 November 2025
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Tradisi
Daftar Raja Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta yang Dimakamkan di Imogiri
Makam Raja Imogiri atau Pajimatan Imogiri dibangun oleh Sultan Agung Hanyokrokusumo pada 1554 Saka atau 1632 Masehi.
Dwi Astarini - Kamis, 06 November 2025
Daftar Raja Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta yang Dimakamkan di Imogiri
Tradisi
Astana Pajimatan Imogiri, Kompleks Permakaman Raja-Raja Mataram dari Dulu hingga Kini
Hingga kini, tradisi memakamkan raja keturunan Mataram di kompleks permakaman ini masih dilakukan.
Dwi Astarini - Kamis, 06 November 2025
Astana Pajimatan Imogiri, Kompleks Permakaman Raja-Raja Mataram dari Dulu hingga Kini
Indonesia
Mulai 2026, Jemaah Calon Haji Banten dan DIY Berangkat dari Embarkasi Cipondoh dan Yogyakarta
Siap memberangkatkan jemaah calon haji mulai 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Oktober 2025
Mulai 2026, Jemaah Calon Haji Banten dan DIY Berangkat dari Embarkasi Cipondoh dan Yogyakarta
Indonesia
Kearifan Lokal Jaga Warga Bikin Yogyakarta Cepat Pulih Dari Demo Berujung Rusuh
Stabilitas di daerah menjadi fondasi penting bagi kelancaran kehidupan masyarakat, penyelenggaraan pemerintahan, dan pembangunan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 September 2025
Kearifan Lokal Jaga Warga Bikin Yogyakarta Cepat Pulih Dari Demo Berujung Rusuh
Bagikan