Ahok Salahkan Warga Terkait Molornya Normalisasi Ciliwung

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Rabu, 11 November 2015
Ahok Salahkan Warga Terkait Molornya Normalisasi Ciliwung

Alat berat membantu pengerjaan proyek normalisasi Sungai Ciliwung, Kampung Pulo, Jakarta, Senin (9/11). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih Megapolitan - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyatakan Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur, bakal terendam banjir meskipun ratusan rumah dan bangunan di bantaran kali telah di relokasi Pemprov DKI Jakarta. Ahok menilai, kondisi ini terjadi lantaran proyek normalisasi yang seharusnya dilakukan pada waktunya harus ditunda karena penolakan warga.

"Ini akan terjadi jika terus ada penolakan warga, sehingga proyek yang seharusnya dilakukan beberapa tahun sebelumnya jadi terhambat, kan kalau belum tertutup habis pasti akan ada rembesan. Masih banjir, kita berharap tidak lama," katanya kepada awak media di Monas, Rabu (11/11).

Ahok mengatakan, penolakan warga Kampung Pulo harus menjadi pelajaran. Penolakan warga terhadap proyek normalisasi Sungai Ciliwung, selanjutnya waktu normalisasi menjadi terhambat, berdampak pada hajat hidup orang banyak.

"Diibaratkan seperti operasi usus buntu ditunda sebulan dua bulan tetap operasi gak? Operasi juga. Kemungkinan kalau operasi setelah dua bulan kamu keburu mati. Jadi, kalau kita sudah tahu mesti dikerjain. Ya harus ikhlas dan rela," terangnya.

Ahok menambahkan, jika penolakan terjadi seperti di Kampung Pulo, bencana banjir bakal datang terus manakala musim penghujan tiba.

"Ini kan untuk kepentingan bersama, kalau mendapat penolakan terus, proyek batal lagi, mundur lagi, yang rugi kita bersama," tutup Ahok. (fdi)

 

Baca Juga:

  1. Warga Bukit Duri Tak Lagi Dapat Berkah Banjir Ciliwung
  2. Warga Kampung Pulo: Kalau Enggak Banjir Ya Alhamdulillah
  3. Warga Kampung Pulo Tak Panik Hadapi Banjir
  4. Diguyur Hujan Lebat, Beberapa Kawasan Jakarta Banjir
  5. Warga Kampung Pulo Ramaikan Suasana Rusunawa Jatinegara
#Banjir Jakarta #Basuki Tjahaja Purnama #Gubernur Ahok #Normalisasi Sungai Ciliwung #Sungai Ciliwung #Warga Kampung Pulo
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Masalah Banjir, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Sampah Sembarangan
Disiplin warga menjadi faktor krusial agar sistem drainase dan sungai yang ada dapat berfungsi optimal.
Dwi Astarini - Senin, 26 Januari 2026
Masalah Banjir, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Sampah Sembarangan
Indonesia
Sungai di Jakarta Hanya Tampung Air Hujan 150 Milimeter Per Hari, Perlu Diperluas
ejumlah kejadian banjir yang terjadi di Jakarta pada pertengahan Januari lalu merupakan dampak dari hujan berintensitas tinggi yang turun dalam durasi singkat, ditambah aliran air dari daerah hulu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Januari 2026
Sungai di Jakarta Hanya Tampung Air Hujan 150 Milimeter Per Hari, Perlu Diperluas
Indonesia
Pramono Klaim Banjir Jakarta Cepat Surut, Daerah Tetangga Masih Terendam
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengklaim banjir di Jakarta cepat surut berkat infrastruktur dan pengawasan langsung Pemprov.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Januari 2026
Pramono Klaim Banjir Jakarta Cepat Surut, Daerah Tetangga Masih Terendam
Indonesia
Pemprov DKI Kerahkan 200 Ekskavator untuk Tangani Banjir Jakarta
Pemprov DKI Jakarta mengerahkan 200 ekskavator di lima wilayah untuk pengerukan kali dan sungai guna mengurangi dampak banjir akibat cuaca ekstrem.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Januari 2026
Pemprov DKI Kerahkan 200 Ekskavator untuk Tangani Banjir Jakarta
Indonesia
Pramono Sebut Banjir di Jakarta Mulai Surut, Aktivitas Warga Kembali Normal
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan, sebagian besar wilayah Jakarta yang terendam banjir sudah surut.
Soffi Amira - Minggu, 25 Januari 2026
Pramono Sebut Banjir di Jakarta Mulai Surut, Aktivitas Warga Kembali Normal
Indonesia
Respons Keluhan Warga Terdampak Banjir, Gubernur DKI Tambah Pompa Air di Rawa Buaya
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menambah pompa air di Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, untuk mempercepat surutnya banjir.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Respons Keluhan Warga Terdampak Banjir, Gubernur DKI Tambah Pompa Air di Rawa Buaya
Indonesia
DPRD Tagih Janji Gubernur Pramono Banjir Jakarta Surut 1,5 Jam dengan Sistem Pompa
Gubernur Pramono Anung pernah menyatakan banjir di ibu kota bisa surut dalam waktu 1 hingga 1 setengah jam saja dengan sistem pompa air yang baru.
Wisnu Cipto - Sabtu, 24 Januari 2026
DPRD Tagih Janji Gubernur Pramono Banjir Jakarta Surut 1,5 Jam dengan Sistem Pompa
Indonesia
Pagi Ini 9 Ruas Jalan dan 90 RT di Jakarta Tergenang Banjir, Ketinggian Sampai 2,5 Meter
Ketinggian banjir di Kelurahan Cawang, Jakarta Selatan, saat ini mencapai 2,5 meter. Hal ini disebabkan meluapnya Sungai Ciliwung.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 24 Januari 2026
Pagi Ini 9 Ruas Jalan dan 90 RT di Jakarta Tergenang Banjir, Ketinggian Sampai 2,5 Meter
Indonesia
Banjir Masih Rendam Jakarta, 114 RT dan 15 Ruas Jalan Tergenang hingga Jumat (23/1) Malam
Sebanyak 114 RT dan 15 ruas jalan di Jakarta masih terendam banjir hingga Jumat (23/1) malam.
Soffi Amira - Jumat, 23 Januari 2026
Banjir Masih Rendam Jakarta, 114 RT dan 15 Ruas Jalan Tergenang hingga Jumat (23/1) Malam
Indonesia
Banjir Rendam 126 RT dan 18 Ruas Jalan di Jakarta, Ratusan Warga Mengungsi
Sebanyak 126 RT dan 18 ruas jalan di Jakarta terendam banjir. Ratusan warga pun mengungsi akibat banjir tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 23 Januari 2026
Banjir Rendam 126 RT dan 18 Ruas Jalan di Jakarta, Ratusan Warga Mengungsi
Bagikan