Ahok Menangis Saat Bacakan Nota Keberatan Dakwaan

Ana AmaliaAna Amalia - Selasa, 13 Desember 2016
Ahok Menangis Saat Bacakan Nota Keberatan Dakwaan

Deskripsi : Ahok saat sidang perdana di PN Jakpus. (Foto : Twitter.com/?@eka_atmadja11)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Megapolitan- Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menghadiri sidang perdana kasus penistaan agama yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Selasa (13/12).

Sidang yang mengagendakan pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) berlangsung haru seiring pembacaan nota keberatan dakwaan oleh Ahok.

Mantan Bupati Belitung Timur itu menangis tersedu-sedu saat membaca penolakan surat dakwaan.

Ahok menjelaskan pidatonya di Kepulauan Seribu tidak bermaksud menista Ulama. "Yang saya maksudkan adalah para elit dan politisi yang tidak mampu bersaing hingga menggunakan ayat suci Alquran surat Al-Maidah," tuturnya.

Untuk meyakinkan majelis hakim, Ahok pun sempat mengutip catatan sub buku karangannya sendiri yang berjudul "Belitung di Balik Ayat Suci". Dalam paparannya, Ahok menyebut, selama karir politiknya, dari mendaftar menjadi anggota politik baru, kampanye politik hingga menjadi gubernur, ada ayat yang sama yang digunakan untuk memecah belah bangsa.

"Karena tidak bisa bersaing secara visi misi, mereka berlindung di balik ayat suci, mereka mengajak agar memilih pemimpin seiman," ujarnya.

Lebih lanjut, kata Ahok, seorang putra terbaik suku Padang tidak mungkin bisa menjadi pemimpin di Sulawesi, yang putra terbaik Papua tidak mungkin menjadi pemimpin di daerah lain. Intinya, memilih pemimpin dari kalangan meraka sendiri.

"Saya tidak habis pikir mengapa saya bisa dituduh menghina agama Islam," katanya.

Padahal katanya, ia diangkat sebagai anak dan dibesarkan oleh keluarga Muslim.

"Uang kuliah saya S2 dibayar oleh kakak angkat saya yang muslim taat. Saya tidak berbudi jika menista agama orang tua saya. Saya sangat sedih jika menista agama yang diyakini kakak angkat saya," kata Ahok terisak tangis.

Bahkan, Ahok masih sangat mengingat pesan orang tua angkatnya sebelum meninggal dunia. "Sampai sekarang saya masih menziarahi makan ibu angkat saya di Karet Bivak. Pesan ibu angkat saya, untuk menjadi Gubernur rakyat kecil," ucap Ahok mengisahkan.

Di sidang perdana itu juga, Ahok membeberkan kebijakannya bagi umat Islam sejak menjadi Bupati Belitung Timur hingga Gubernur DKI Jakarta.

"Sejak saya menjadi pejabat di Belitung saya sudah membangun banyak masjid dan ingin membangun pesantren. Saya memberangkatkan marbot haji, menggaji guru ngaji, membangun masjid besar di Jakarta dan masjid Fatahillah di Komplek Balai Kota, di bulan Ramadhan saya membuat kebijakan agar PNS cepat pulang, agar mereka dapat beribadah bersama keluarga di rumah," terang Ahok.

Dari nota keberatan itu, Ahok pun berharap penjelasan yang dibacakannya dapat membuktikan bahwa ucapannya saat di Kepulauan Seribu tidak bermaksud menista agama Islam.

"Majelis hakim, saya berharap penjelasan saya ini bisa membuktikan maksud saya yang tidak bermaksud menista agama. Untuk itu perkara ini bisa dibatalkan demi hukum," pungkasnya. (Fdi)

BACA JUGA:

  1. Saat Gelar Pembuktian Perkara Ahok, TV Dilarang Menyiarkan
  2. Ini Penyebab Ahok Menangis di Ruang Sidang
  3. Ahok Minta Izin Memutar Video Gus Dur

 

# Penistaan Agama #Gubernur Ahok
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ana Amalia

Happy life happy me
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Viral Bedah Buku Feby Indriani Dibubarkan, Polisi Endus Dugaan Penistaan Agama
Pembubaran diskusi buku Feby Indriani di Bogor berbuntut panjang! Polda Metro Jaya turun tangan usut dugaan penistaan agama dan ancaman SARA.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Viral Bedah Buku Feby Indriani Dibubarkan, Polisi Endus Dugaan Penistaan Agama
Indonesia
Jadi Tersangka, Pemenang Tantangan Ayat dapat Miras di Konser Musik Ancol Tidak Ditahan
Tersangka M adalah pengunjung yang tampil melafalkan Surah Ad-Dhuha menggunakan pengeras suara untuk memenangkan tantangan hadiah miras.
Wisnu Cipto - Kamis, 13 Agustus 2026
Jadi Tersangka, Pemenang Tantangan Ayat dapat Miras di Konser Musik Ancol Tidak Ditahan
Indonesia
Tersangka Penistaan Agama Tantangan Ayat Berhadiah Miras Jadi 4 Orang, Ini Perannya
Polda Metro Jaya tetapkan empat tersangka kasus penistaan agama di konser musik Ancol. RES, AK, I, dan M berperan sebagai host, pemberi tantangan, dan pembaca surah.
Wisnu Cipto - Kamis, 13 Agustus 2026
Tersangka Penistaan Agama Tantangan Ayat Berhadiah Miras Jadi 4 Orang, Ini Perannya
Indonesia
Gaya 2 Tersangka Kasus Hafal Ayat Berhadiah Miras Konser Musik Ancol Saat Masuk Bui
Gaya kedua tersangka pun tampak sama-sama memakai topi dengan masker yang menutupi wajah bagian bawah
Wisnu Cipto - Kamis, 13 Agustus 2026
Gaya 2 Tersangka Kasus Hafal Ayat Berhadiah Miras Konser Musik Ancol Saat Masuk Bui
Indonesia
Fraksi PKS DPRD DKI Kecam Challenge Hafalan Alqurab Berhadiah Miras, Desak Polisi Turun Tangan
Harus ada sanksi hukum untuk pihak-pihak yang sengaja membuat tantangan baca surah Alquran berhadian miras, agar ada efek jera.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
Fraksi PKS DPRD DKI Kecam Challenge Hafalan Alqurab Berhadiah Miras, Desak Polisi Turun Tangan
Indonesia
Ketua DPRD DKI Kecam Tantangan Hafalan Alquran Berhadiah Miras
Tindakan tersebut sudah menyakiti perasaan umat beragama khususnya umat Islam.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
Ketua DPRD DKI Kecam Tantangan Hafalan Alquran Berhadiah Miras
Indonesia
Pramono Anung Murka, Tutup Pintu Maaf Bagi Pelaku Dugaan Penistaan Agama Promosi Miras Berkedok Hafalan Al-Quran
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menolak maaf dan memproses hukum panitia The Sounds Project atas dugaan penistaan agama berupa promo miras berkedok hafalan surah
Angga Yudha Pratama - Rabu, 12 Agustus 2026
Pramono Anung Murka, Tutup Pintu Maaf Bagi Pelaku Dugaan Penistaan Agama Promosi Miras Berkedok Hafalan Al-Quran
Indonesia
Promosi Miras Pakai Tantangan Hafalan Al-Qur’an, Komisi VIII DPR RI: Sangat Tercela!
Maman Imanul Haq mengecam promosi Newport di The Sounds Project yang menggunakan tantangan hafalan Surah Ad-Dhuha dengan hadiah minuman keras.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 11 Agustus 2026
Promosi Miras Pakai Tantangan Hafalan Al-Qur’an, Komisi VIII DPR RI: Sangat Tercela!
Indonesia
Tanggapi Dugaan Promosi Miras Pakai Ayat Al-Qur'an di Festival Musik, Pasha Ungu: Jangan Tunggu Umat Marah
Pasha Ungu mendesak Polri menindak dugaan promosi minuman beralkohol menggunakan ayat Al-Qur'an dalam acara musik The Sound Project 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 11 Agustus 2026
Tanggapi Dugaan Promosi Miras Pakai Ayat Al-Qur'an di Festival Musik, Pasha Ungu: Jangan Tunggu Umat Marah
Indonesia
Pramono Anung Kecam Challenge Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras di Festival Musik
Challenge hafalan Surah Ad-Duha dengan hadiah sebotol minuman keras viral di media sosial. Pramono Anung mengecam kegiatan tersebut dan meminta tindakan tegas.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 11 Agustus 2026
Pramono Anung Kecam Challenge Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras di Festival Musik
Bagikan