Ahok Geram Wartawan Tak Tulis Satpol PP Dipukuli
Gubernur Ahok saat meninjau Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat (Foto: Antara/ Vitalis Prayoga)
MerahPutih Megapolitan - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok geram terhadap tingkah para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di badan jalan daerah Tanah Abang, Jakarta Pusat.
"Orang kita nangkepin malah orang Kita kok yang digebukin. Satpol PP digebukin wartawan enggak pernah tulis," ujarnya, di Balai Kota, Jakarta, Senin, (8/6).
Ahok menegaskan akan terus menindak tegas para PKL yang berkeliaran dan membuat kemacetan di sepanjang jalan kawasan Tanah Abang tersebut. Bahkan tak segan-segan Ahok berencana menyita dagangan para PKL liar dan tidak akan mengembalikannya lagi.
Untuk diketahui, selama ini para PKL yang dagangan disita pihak aparat. Setelah disita, para PKL bisa menebus kembali dagangannya dengan membayar biaya tebusan sekitar 50-70 ribu rupiah. Sementara untuk berdagang di badan jalan. para PKL hanya membayar 50 ribu rupiah setiap hari kepada para preman.
"Dia bayar preman 50 ribu rupiah per hari. Harusnya itukan diadukan ke polisi sebagai korupsi menyewakan lahan negara untuk bisnis. Nah terus ditangkapin deh. Nah ini mesti kerjasama dengan polisi," ujarnya.(Rfd)
Bagikan
Berita Terkait
Jelang Pembongkaran Monorel, Satpol PP Tertibkan PKL di HR Rasuna Said
Pusat Grosir Blok A Tanah Abang Tutup Pada 1 Januari 2026
Enggak Mau Ada Korban 'Ketiban' Besi Karatan, Satpol PP DKI Babat Habis 16 Reklame Maut Pengancam Nyawa Warga Jakarta
Satpol PP DKI Tertibkan 16 Konstruksi Reklame Berkarat yang Bahayakan Keselamatan Warga
2.061 Satpol PP Siap Pasang Badan Bareng TNI-Polri Jaga Natal di Jakarta Demi Rasa Aman Warga
Gubernur Pramono Beri Tenggat 3 Hari untuk Satpol PP Tertibkan Atribut Parpol
Gubernur Pramono Gerah Lihat Bendera Parpol Lama Terpasang di Jakarta, Perintahkan Satpol PP Lakukan Penertiban
Puluhan Rumah Hangus Terbakar di Benhil, Ratusan Korban Terpaksa Mengungsi di GOR Tanah Abang
Viral Bakso Remaja Gading Solo Non-Halal, Begini Respons Pemilik Warung
Penembak Pengacara di Tanah Abang Ngaku Kesal Diintimidasi dan Merusak Lahan yang Dijaga