AC KRL Tidak Dingin Akibat Penumpang Membeludak

Aang SunadjiAang Sunadji - Rabu, 25 Maret 2015
AC KRL Tidak Dingin Akibat Penumpang Membeludak

Sejumlah penumpang KRL berjalan di antara rangkaian Commuter Line di Stasiun Manggarai, (Foto Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Megapolitan- Banyak penumpang yang keluhkan tentang tidak dinginnya AC Kereta Api Commuter Line. Selain tidak dingin, penumpang juga mengeluhkan bahwa AC KRL ini tidak berfungsi.

Menanggapi hal ini Direktur Utama, PT KAI KCJ, Fadli sangat menyesal dengan problematika AC yang tidak dingin tersebut. Namun demikian menurutnya, bukan ia mendiamkan. Tetapi, ia pun terus berupaya memperbaiki udara sejuk itu. Ia mengakui adanya Kereta Rel Listrik (KRL) yang udara pendinginnya sedang dalam perbaikan.

"AC ini begini, memang sebagian besar sudah diperbaiki dan penumpang sudah merasa nyaman, cuma ada beberapa kereta dalam proses perbaikan. Ini terus kita lakukan. Ya kita maunya dingin. Enggak tahu alasannya, pokoknya dingin," kata Fadli di kantornya, Rabu (25/3). (Baca: Dengan Tarif Progresif, PT KAI KCJ Rugi)

Hal yang sama juga dikatakan Direktur Teknik PT KAI KCJ, Jhon Roberto. Menurut Jhon, AC KRL memang mengalami gangguan dan itu biasanya terjadi pada saat jam sibuk, seperti pada waktu keberangkatan dan kepulangan orang dari tempat kerjanya.

"Itu biasanya (tidak berfungsingnya) di jam-jam sibuk," katanya. (Baca: Stasiun Manggarai, Stasiun Transit Penumpang Commuter Line)

Selain itu, Jhon menambahkan bahwa tidak menyalanya AC juga dipengaruhi oleh kapasitas AC itu sendiri. Dia mencontohkan, AC yang berada di dalam rumah dan diisi oleh seribu orang lebih.

"Kapasitas AC kan terbatas kemampuannya kayak di rumah. Kalau dijejali 1000 orang mampu enggak. Ada sebagaian AC itu memang harus dperbaiki, itu sudah saya lakukan. 2014 saya sudah melakukan perbaikan rehap 250 AC. Pada umumnya kapasitasnya memang over load, belum lagi pintu terbuka bolak-balik di stasiun," katanya. (hur)

 

#Tarif Progresif Kereta #PT KAI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Aang Sunadji

Coffee is a life
Show More

Berita Terkait

Indonesia
KAI Daur Ulang 2.997,99 Ton Limbah, Material Kereta Pensiun Kembali Masuk Industri
KAI mengelola 2.997,99 ton limbah sepanjang 2025 melalui skema guna ulang dan daur ulang. Material kereta pensiun seperti besi, baja, dan logam kembali dimanfaatkan industri.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
KAI Daur Ulang 2.997,99 Ton Limbah, Material Kereta Pensiun Kembali Masuk Industri
Indonesia
Penumpang Commuter Line Tembus 210,47 Juta hingga Juli 2026, Mobilitas Jabodetabek Makin Tinggi
KRL Jabodetabek mencatat 210,47 juta pelanggan sepanjang Januari–Juli 2026, naik 6,39 persen. Lintas Cikarang menjadi salah satu jalur dengan pertumbuhan penumpang tercepat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
Penumpang Commuter Line Tembus 210,47 Juta hingga Juli 2026, Mobilitas Jabodetabek Makin Tinggi
Indonesia
INKA Dapat Kucuran Data USD 8,5 Juta Buat Ekspor Gerbong ke Selandia Baru
Ekspor wagon ke Selandia Baru membuktikan bahwa produk industri nasional mampu memenuhi standar internasional yang ketat
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
INKA Dapat Kucuran Data USD 8,5 Juta Buat Ekspor Gerbong ke Selandia Baru
Indonesia
KAI Catat Lebih dari 35 Ribu Penumpang Manfaatkan Kereta Petani dan Pedagang
Sepanjang periode Januari hingga 29 Juli 2026 saja, Kereta Petani dan Pedagang di lintas Rangkasbitung–Merak telah melayani 31.546 pelanggan.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
KAI Catat Lebih dari 35 Ribu Penumpang Manfaatkan Kereta Petani dan Pedagang
Indonesia
Nusantara Explorer Hadir atas Perintah Presiden Prabowo
Nusantara Explorer jadi bagian dari upaya memperkuat pariwisata nasional melalui moda transportasi berbasis rel.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Nusantara Explorer Hadir atas Perintah Presiden Prabowo
Indonesia
Presiden Prabowo Ingin Bangun Jalur Kereta Api Lampung-Aceh hingga Trans-Kalimantan, Siap Investasi Besar-Besaran
Menurut Prabowo, kereta api merupakan instrumen sesungguhnya dalam demokratisasi ekonomi.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Presiden Prabowo Ingin Bangun Jalur Kereta Api Lampung-Aceh hingga Trans-Kalimantan, Siap Investasi Besar-Besaran
Indonesia
Revitalisasi Tuntas, Stasiun Semarang Tawang Tampung Mobilitas 2,1 Juta Penumpang Semester I 2026
Revitalisasi berlangsung 330 hari dengan mengembalikan sejumlah elemen bangunan berdasarkan dokumentasi historis.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Revitalisasi Tuntas, Stasiun Semarang Tawang Tampung Mobilitas 2,1 Juta Penumpang Semester I 2026
Indonesia
Intip Kereta Nusantara Explorer Yang Pertama Kali Digunakan Presiden Prabowo
adwal operasional komersial, rute perjalanan, tarif, serta komposisi akhir kereta akan diumumkan setelah seluruh aspek operasional dan keselamatan dinyatakan siap.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
Intip Kereta Nusantara Explorer Yang Pertama Kali Digunakan Presiden Prabowo
Indonesia
Prabowo Perintahkan PT KAI dan Kemenhub Bangun Jalur KA di Sumatera dan Kalimantan, Kalau Bisa Bersamaan
"Habis Trans Sumatra, nanti Trans Kalimantan. Kalau bisa bersamaan, kita mulai," kata Prabowo
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
Prabowo Perintahkan PT KAI dan Kemenhub Bangun Jalur KA di Sumatera dan Kalimantan, Kalau Bisa Bersamaan
Indonesia
Presiden Akui Ada Dilema Soal Kereta Api Cepat, Kota Cecil Tidak Terlayani Kereta Api
"Kadang-kadang dilema, ingin kereta api cepat, akhirnya kota-kota kecil tidak terlayani. Kereta api Indonesia harus benar-benar berpikir, utuh, komprehensif," tutur Presiden.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
Presiden Akui Ada Dilema Soal Kereta Api Cepat, Kota Cecil Tidak Terlayani Kereta Api
Bagikan