AAWF 2017 Jadi Ajang 'Unjuk Gigi' Waackers Berbakat Penampilan seorang di juri sedang unjuk kebolehan di sela-sela acara AAWF 2017. (Foto MP/Dery Ridwansah)

Waacking adalah suatu bentuk tarian yang muncul di Los Angeles pada 1970-an, di era musik disco. Waacking terdiri dari pergerakan tangan ke depan dan ke belakang bahu yang sesuai irama musik, juga memperhatikan elemen lain seperti pose dan langkah kaki.

All Asia Waacking Festival (AAWF) 2017 merupakan waacking battle dengan skala internasional. AAWF 2017 yang diadakan di Gading Serpong, Tangerang pada Sabtu (11/3) merupakan prelimenary regional Indonesia untuk mencari perwakilan yang akan mengikuti final di Singapura.

Peserta atau waackers terdiri dari 26 individu yang dibagi ke dalam beberapa penyisihan. Pertama, peserta diberikan waktu 1 menit untuk 'unjuk gigi' dan peserta disaring untuk lanjut ke babak-babak berikutnya. Setelah melalui beberapa babak, kemudian ada ronde final yang terdiri dari 3 kali 'show-off' dari kedua finalis dan terpilihlah seorang pemenang yang akan mewakili Indonesia di Singapura.

Mulai 16 besar, peserta dua-dua diberi waktu untuk menampilkan kebolehannya menggerakkan tubuh sesuai musik yang dimainkan oleh DJ Nishi, orang Jepang yang juga merupakan pencetus acara AAWF. Selama pertandingan, beberapa kali ada tambahan ronde disebabkan juri belum bisa memutuskan siapa yang lolos, karena semua peserta 'all-out' menampilkan kemampuan mereka.

"Dipilihnya waacking karena (waacking) itu dance-nya cukup unik ya. Terus di Indo tuh kita lagi mau buat orang-orang tahu ini tuh waacking dance," ujar Angel selaku pemilik Etoile Dance Center yang menjadi penyelenggara AAWF 2017 untuk wilayah Indonesia.

AAWF 2017 diadakan di 10 negara di Asia untuk mencari perwakilan masing-masing. Di Indonesia, peserta yang ikut berasal dari negara lain pula seperti Singapura, Jepang, dan Indonesia yang juga berasal dari beberapa kota seperti Bali, Surabaya, Jogja, Bandung, dan Jakarta.

Acara AAWF 2017 menyajikan waacking battle, games, penampilan guest, dan juga penampilan dari para juri yang berasal dari Bandung, Korea, juga China. Di akhir, terpilihlah pemenang yaitu Suzan Natanael yang akan menjadi representatif Indonesia untuk final di Singapura, congratulation!



Irene Gianov

LAINNYA DARI MERAH PUTIH