8 Pelaku Curanmor Geng Indramayu Berhasil Diringkus
MerahPutih Kriminal- Sebanyak 8 orang kelompok pencurian kendaraan bermotor (curanmor) asal Indramayu, Jawa Barat berhasil dibekuk aparat Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Metro Jakarta Barat.
Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Putu Putera Sadana mengatakan kedelapan tersangka berhasil dibekuk pada Selasa malam (30/12). Saat ditangkap, polisi berhasil mendapatkan delapan buah kendaraan roda empat sebagai bukti tindakan kejahatan.
"Sasaran mereka roda empat yang terparkir dihalaman rumah atau pertokoan," kata Putu.
Perwira menengah dengan pangkat dua bunga melati dipundak menambahkan, mobil hasil curanmor biasanya di jual ke daerah Indramayu, Jawa Barat dengan kisaran harga Rp 20 sampai dengan 30 juta. Aparat Reskrim Polres Metero Jakarta Barat sendiri hingga kini mengaku masih terus mendalami kasus curanmor di wilayahnya.
"Kami masih kembangkan kasus ini," tandasnya.
Adapun kedelapan pelaku curanmor yang ditangkap adalah : KM alias MR, 34 tahun, RS alias GM , 46 tahun, CT alias EW, 34 tahun, MH alias MH, 33 tahun, SF alias AK, 59 tahun, KS alias AG, 45 tahun, MS alias UD, 43 tahun dan KA alias MT, 40 tahun, adalah spesialis pencurian kendaraan bermotor yang kerap keluar masuk penjara. (MP/BHD)
Bagikan
Adinda Nurrizki
Berita Terkait
Kasus Kakek Dipenjara karena Curi 5 Burung Cendet, DPR: Hukum Harus Berkeadilan
Polda Metro Jaya Gelar 'Sikat Jaya 2025' selama 14 Hari, Fokus Berantas Curanmor hingga Aksi Premanisme
Sikat Semeru Bongkar 44 Kasus, Sita Puluhan Samurai, Pedang, Hingga Arit
Dua Tersangka Pencurian Museum Louvre Mengakui Keterlibatan Mereka, tapi hanya Sebagian
Tewas Diamuk Massa, Maling Motor di Duri Kosambi Ternyata Cuma Bawa Pistol Mainan
Maling Motor Bersenpi Korban Amuk Massa di Duri Kosambi Akhinya Tewas di RS Polri
Beraksi di Parkiran Pemancingan Duri Kosambi, Maling Motor Bersenpi Habis Dihajar Massa
Pencurian Museum Louvre, 2 Pencuri Ditangkap saat akan Kabur ke Luar Neger
Aji Mumpung Banget deh, Produsen Lift Manfaatkan Momen Perampokan Museum Louvre Jadi Kampanye Iklan Baru
Museum Louvre Kemalingan, Sistem Keamanan Dipertanyakan