6 Tokoh Seni Berpengaruh Asal Banten Gebar Sasmita. (MP/Sucitra)

Provinsi Banten dahulunya merupakan wilayah kesultanan Islam yang memiliki peradaban tiggi dan dikenal seantaro jagad, baik oleh bangsa-bangsa di nusantara, Asia, maupun Eropa. Tidak mengherankan, wilayah yang juga disebut dengan tanah para jawara tersebut, juga memiliki para jawara di dunia seni.

Pada akhir tahun 2016, Dewan Kesenian Banten memberikan penghargaan kepada para seniman yang diberi nama Anugerah Seni Dewan Kesenian Banten 2016, kepada enam orang jawara seni yang berasal dari tanah Banten. Semua tokoh ini telah meninggal dunia kecuali Gebar Sasmita. Para jawara ini dianggap berpengaruh dalam dunia seni dan mengharumkan Banten.

1. Mang Sarmani

Lelaki asal Kragilan ini berdedikasi menghidupkan seni ubrug Banten. Ubrug adalah seni pertunjukan drama yang disajikan dengan jenaka. Ada komunikasi dua arah yang melibatkan penonton. Kesenian hiburan rakyat ubrug yang hidup di zaman Kesultanan Banten sangat populer sampai ke Palembang. Mang Sarmani dianggap berjasa menyelamatkan kesenian tersebut sebagai warisan kearifan lokal yang merupakan khazanah bangsa. Ia lebih dikenal dengan sebutan Mang Cantel.

Mang Sarmani. (Istimewa)
Mang Sarmani. (Istimewa)

2. Haji Ilen

Haji Ilen dari Pandeglang. Ia merupakan seorang penemu seni rampak bedug yang berakar dari kebudyaan zaman dahulu masyarakat Pandeglang, di mana ada tradisi ngadu bedug. Haji Ilen berinovasi dan mengembangkannya menjadi seni Islam yang dikoherensikan dan diselaraskan dengan khazanah tari, salawat, dan seni pencak silat Banten.

Haji Ilen. (Istimewa)
Haji Ilen. (Istimewa)

3. Mohammad Wan Anwar

penyair yang dikenal berdedikasi dan total dalam menumbuhkan minat sastra kepenulisan generasi muda. Berkat dedikasinya, banyak penulis muda yang lahir dari basis-basis kampus, sekolah, dan komunitas yang dihidupkannya.

Wan Anwar. (Istimewa)
Wan Anwar dalam antologi puisi. (Istimewa)

4. Gebar Sasmita

Pelukis yang banyak menghasilkan lukisan-lukisan berkualitas dan memberikan pengaruh kepada perupa-perupa muda di Banten.

Gebar Sasmita. (Istimewa)
Gebar Sasmita saat menerima penghargaan dari DKB. (MP/Sucitra)

5. Nandang Aradea

Dedikasinya kepada dunia teater telah mencengangkan masyarakat teater dunia internasional dengan membawa nuansa dan tema kebantenan misalnya gerabah dan bambu yang berakar kuat dalam tradisi masyarakat Banten. Ia juga telah menumbuhkan dan mengembangkan minat seni teater di kalangan anak-anak muda Banten.

Nandang Aradea. (Istimewa)
Nandang Aradea. (Istimewa)

6. Teguh Karya

Seorang pelopor sinema Indonesia, bapak perfilman Indonesia yang lahir di Pandeglang, tokoh teater yang telah melahirkan nama-nama besar di kalangan sineas, sutradara, aktor, dan aktris yang dikenal sampai dunia internasional.

Teguh Karya. (Istimewa)
Teguh Karya. (Istimewa)


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

YOU MAY ALSO LIKE