News Indonesia

3 Tahun Lagi Pariwisata Jadi Penyumbang Devisa Terbesar

3 Tahun Lagi Pariwisata Jadi Penyumbang Devisa Terbesar

Pariwisata Indonesia diperkirakan akan terus berkembang. Pasalnya, potensi alam yang memikat serta keragaman budaya menjadi aset pariwisata yang masih menjanjikan. Keduanya diperkirakan akan menjadi daya tarik yang khas.

Diproyeksikan, dengan pengelolaan yang baik, pariwisata dapat menjadi penyumbang devisa tertinggi mengalahkan sektor unggulan lainnya. Hal ini mungkin dapat terjadi tiga tahun mendatang atau tahun 2020.

Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Bisnis dan Pemerintah Kementerian Pariwisata, Tazbir, mengatakan bahwa untuk mewujudkan langkah pariwisata tersebut, perlu kerja sama antar lembaga, seperti media, perguruan tinggi, dan pemerintah.

"Perlu sinergi semua pihak. Dari pemerintah, masyarakat, perguruan tinggi, dan media, untuk mengembangkan pariwisata nasional," katanya dalam Seminar Nasional Olimpiade Geografi Nasional 2017, Rabu (11/1), di Auditorium Merapi Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Tanpa kerjasama tersebut, proyeksi bukan tidak mungkin gagal tercapai. Pasalnya, masing-masing lembaga saling menopang untuk menciptakan dan menjaga daya tarik wisata di Indonesia.

Tazbir menjelaskan, saat ini pemerintah tengah menetapkan 10 destinasi wisata prioritas. Ke-10 destinasi tersebut ialah Danau Toba di Sumatera Utara, Tanjung Kelayang, Kepulauan Seribu, Tanjung Lesung di Banten, Borobudur di Jawa Tengah, Bromo Tengger di Semeru, Mandalika di Nusa Tenggara. (Fre)

Tags Artikel ini

Related artikel

Tranding Tags

Yuk ngobrol dengan kami