23 Tewas, 17 Hilang dalam Kebakaran KM Zahro Express, Menhub Budi Karya Minta Maaf Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. (Foto: ppm-manajemen.ac.id)

MerahPutih Indonesia - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menjenguk para korban KM Zahro Express yang terbakar pada hari Minggu (1/1) lalu. Menteri menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga para korban yang meninggal dan menyatakan permohonan maaf.

"Kami menyampaikan permohonan maaf atas kelalaian ini," kata Menhub saat menjenguk korban di RS Polri Dr Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (2/1).

Didampingi Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono, Menhub berjanji menanggung biaya pengobatan dan akan memberikan santunan bagi keluarga korban meninggal dunia.

"Korban akan mendapat santunan dari Jasa Raharja, korban luka akan mendapat biaya perawatan, sementara korban tewas akan mendapat biaya pemakaman," imbuhnya.

Ditambahkan, keluarga korban yang meninggal bisa langsung menghubungi Jasa Raharja untuk mendapatkan santunan.

"Bagi dua orang (korban tewas yang sudah dibawa pulang keluarga), Jackson dan Elia, sudah bisa langsung berhubungan dengan Jasa Raharja. Bagi mereka yang masih sakit juga Jasa Raharja dan DKI memberikan santunan," ungkap Budi.

Menteri mengaku saat ini pihaknya masih berusaha memastikan jumlah korban meninggal dan hilang. Budi juga berjanji pemerintah akan terus berusaha mencari korban yang masih hilang.

Seperti diketahui, KM Zahro Express yang berlayar dari Pelabuhan Muara Angke ke Pulau Tidung terbakar. Sebanyak 23 korban tewas, 17 luka-luka, 17 hilang, dan 194 penumpang selamat. Penyelidikan awal, penyebab kebakaran diduga akibat hubungan arus pendek.

Untuk membaca berita lain terkait KM Zahro Express baca di sini 17 Korban Terbakarnya KM Zahro Express Diperbolehkan Pulang dan 1 Warga Cirebon Tewas dalam Kebakaran KM Zahro Express. (Fdi)



Luhung Sapto

YOU MAY ALSO LIKE