18.760 Kursi Tambahan Kereta Api Lebaran Habis Terjual

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 04 Juni 2015
18.760 Kursi Tambahan Kereta Api Lebaran Habis Terjual

Tiket kereta api laris manis terjual jelang arus mudik lebaran tahun 2015 (Foto: Antara/Muhammad Adimaja)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Megapolitan - PT.Kereta Api Indonesia (KAI) menyiapkan 15 Kereta api tambahan bagi para pemudik. Tiket yang sudah mulai dijual sejak 11 Mei untuk H-7 dan 18 Mei untuk H+7 nyatanya sudah ludes. Padahal, kereta api tambahan ini disediakan sebagai respons atas tingginya permintaan masyarakat terhadap tiket kereta mudik.

"Kereta tambahan sudah di buka H-7 kemarin dibuka 11 Mei. H+7 dibuka tanggal 18 Mei. Kuotanya sudah habis semua," tutur salah satu Customer Service DAOP 1 Pasar Senen yang enggan disebutkan namanya ketika berbincang-bincang dengan merahputih.com, Jakarta, Kamis, (4/6).

Lebih lanjut dia mengungkapkan bahwa hampir seluruh tiket kereta api yang dijual bulan Juli sudah terjual habis. Khususnya bagi keberangkatan untuk H-7, H+7, H+8, H+10 pun sudah laku semua.

"Kalau yang dari sana kesini sudah habis. Kalau yang dari sini kesananya juga sama. Paling tinggal beberapa seat saja," sambungnya.

Hingga kini belum ada calon penumpang yang membatalkan perjalanannya baik mudik maupun pulang. Kepada pemudik yang belum mendapatkan tiket kereta menuju Perjalanan pulang kampung (mudik), agar terus memantau situs www.tiket.kereta-api.co.id. Jika koutanya habis, para pemudik bisa menggunakan jasa angkutan lainnya sebagai alternatif.

Untuk diketahui, dari 15 Kereta tambahan yang disiapkan oleh KAI, tujuh diantaranya adalah kereta kelas ekonomi non subsidi, tujuh kereta kelas bisnis dan eksekutif, dan satu kereta ekonomi subsidi. Setiap harinya, 15 kereta tersebut akan melayani dua kali perjalanan Pulang Pergi (PP). Sehingga, akan ada 30 perjalanan kereta tambajan setiap harinya sejak H-7 hingga H+7 lebaran. Dengan tempat duduk yang disediaka setiap hatinya sekitar 18.760 seat.(Rfd)

 

Baca Juga:

PT KAI Siapkan 107.360 Kursi saat Lebaran

Lima Stasiun Ini Sering Terima Keluhan Tiket Commuter

Kereta Api Transportasi Paling Efektif Hindari Macet

 

#PT KAI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
KAI Daur Ulang 2.997,99 Ton Limbah, Material Kereta Pensiun Kembali Masuk Industri
KAI mengelola 2.997,99 ton limbah sepanjang 2025 melalui skema guna ulang dan daur ulang. Material kereta pensiun seperti besi, baja, dan logam kembali dimanfaatkan industri.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
KAI Daur Ulang 2.997,99 Ton Limbah, Material Kereta Pensiun Kembali Masuk Industri
Indonesia
Penumpang Commuter Line Tembus 210,47 Juta hingga Juli 2026, Mobilitas Jabodetabek Makin Tinggi
KRL Jabodetabek mencatat 210,47 juta pelanggan sepanjang Januari–Juli 2026, naik 6,39 persen. Lintas Cikarang menjadi salah satu jalur dengan pertumbuhan penumpang tercepat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
Penumpang Commuter Line Tembus 210,47 Juta hingga Juli 2026, Mobilitas Jabodetabek Makin Tinggi
Indonesia
INKA Dapat Kucuran Data USD 8,5 Juta Buat Ekspor Gerbong ke Selandia Baru
Ekspor wagon ke Selandia Baru membuktikan bahwa produk industri nasional mampu memenuhi standar internasional yang ketat
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
INKA Dapat Kucuran Data USD 8,5 Juta Buat Ekspor Gerbong ke Selandia Baru
Indonesia
KAI Catat Lebih dari 35 Ribu Penumpang Manfaatkan Kereta Petani dan Pedagang
Sepanjang periode Januari hingga 29 Juli 2026 saja, Kereta Petani dan Pedagang di lintas Rangkasbitung–Merak telah melayani 31.546 pelanggan.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
KAI Catat Lebih dari 35 Ribu Penumpang Manfaatkan Kereta Petani dan Pedagang
Indonesia
Nusantara Explorer Hadir atas Perintah Presiden Prabowo
Nusantara Explorer jadi bagian dari upaya memperkuat pariwisata nasional melalui moda transportasi berbasis rel.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Nusantara Explorer Hadir atas Perintah Presiden Prabowo
Indonesia
Presiden Prabowo Ingin Bangun Jalur Kereta Api Lampung-Aceh hingga Trans-Kalimantan, Siap Investasi Besar-Besaran
Menurut Prabowo, kereta api merupakan instrumen sesungguhnya dalam demokratisasi ekonomi.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Presiden Prabowo Ingin Bangun Jalur Kereta Api Lampung-Aceh hingga Trans-Kalimantan, Siap Investasi Besar-Besaran
Indonesia
Revitalisasi Tuntas, Stasiun Semarang Tawang Tampung Mobilitas 2,1 Juta Penumpang Semester I 2026
Revitalisasi berlangsung 330 hari dengan mengembalikan sejumlah elemen bangunan berdasarkan dokumentasi historis.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Revitalisasi Tuntas, Stasiun Semarang Tawang Tampung Mobilitas 2,1 Juta Penumpang Semester I 2026
Indonesia
Intip Kereta Nusantara Explorer Yang Pertama Kali Digunakan Presiden Prabowo
adwal operasional komersial, rute perjalanan, tarif, serta komposisi akhir kereta akan diumumkan setelah seluruh aspek operasional dan keselamatan dinyatakan siap.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
Intip Kereta Nusantara Explorer Yang Pertama Kali Digunakan Presiden Prabowo
Indonesia
Prabowo Perintahkan PT KAI dan Kemenhub Bangun Jalur KA di Sumatera dan Kalimantan, Kalau Bisa Bersamaan
"Habis Trans Sumatra, nanti Trans Kalimantan. Kalau bisa bersamaan, kita mulai," kata Prabowo
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
Prabowo Perintahkan PT KAI dan Kemenhub Bangun Jalur KA di Sumatera dan Kalimantan, Kalau Bisa Bersamaan
Indonesia
Presiden Akui Ada Dilema Soal Kereta Api Cepat, Kota Cecil Tidak Terlayani Kereta Api
"Kadang-kadang dilema, ingin kereta api cepat, akhirnya kota-kota kecil tidak terlayani. Kereta api Indonesia harus benar-benar berpikir, utuh, komprehensif," tutur Presiden.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
Presiden Akui Ada Dilema Soal Kereta Api Cepat, Kota Cecil Tidak Terlayani Kereta Api
Bagikan