10 Tahun Berseteru, Mega-SBY Kembali Bermesraan?
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri bertemu utusan Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono, Syarief Hasan, Agus Hermanto di Menteng. (Twitter @SBYudhoyono)
MerahPutih Politik - Ketua Harian Partai Demokrat Syarief Hasan mengatakan, hubungan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) semakin bagus.
Hal itu ditandai dengan diterimanya langsung utusan khusus SBY oleh Megawati dan menyatakan kesiapan untuk hadir dalam kongres Partai Demokrat. "Yang pasti hubungan semakin bagus sebagai mitra antarpartai," kata Syarief yang merupakan salah satu utusan SBY di Demokrat untuk menemui Megawati bersama Edhie Baskoro Yudhoyono dan Agus Hermanto.
Seperti diketahui, hubungan SBY dengan Megawati sempat retak. Pemicunya, saat SBY yang kala itu masih menjadi Menkopolkam di kabinet Megawati-Hamzah Haz secara diam-diam menggalang dukungan untuk mencalonkan diri sebagai calon presiden. Melalui Partai Demokrat, SBY akhirnya berhasil mengangkangi Megawati sebagai rivalnya dalam Pilpres 2004.
Kekesalan Megawati berlanjut saat Demokrat memutuskan walk out dalam pengambilan keputusan terkait Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) akhir tahun 2014. PDIP beserta Koalisi Indonesia Hebat (KIH) kalah suara, walhasil UU Pilkada tak langsung disahkan DPR.
Putri mantan Presiden Sukarno itu kembali menelan pil pahit saat KIH dilibas dalam pengesahan UU tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3). Kubu KIH kalah lagi, walhasil tak satu pun kader-kader partai yang tergabung dalam KIH memperoleh jatah pimpinan alat kelengkapan dewan (AKD). (mad)
Baca Juga:
Syarief Hasan Pastikan Megawati Hadiri Kongres Demokrat
Bagikan
Fredy Wansyah
Berita Terkait
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Hasil Rakernas, PDIP Dorong E-Voting Solusi Hemat Biaya Pilkada Langsung
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
PDIP Desak Pilkada Langsung Tetap Dipertahankan, Usul Gunakan E-Voting
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
Kecup Prananda dan Puan ke Megawati di Peringatan HUT ke-53 PDIP