Entertainment Lainnya

10 Manfaat Mengonsumsi Jengkol bagi Kesehatan

10 Manfaat Mengonsumsi Jengkol bagi Kesehatan

Siapa orang Indonesia yang tak mengenal jengkol? Rasanya sangat mustahil ada yang tak tahu salah satu buah yang paling populer di Indonesia ini.

Olahan jengkol banyak disukai orang Indonesia. Makanan ini seperti dibenci dan dirindukan. Dibenci karena memiliki bau yang juga populer, dan dirindukan karena memiliki rasa khas yang menggugah selera.

Jengkol atau dalam bahasa latin Archidendron pauciflorum merupkan tumbuhan khas wilayah Asia Tenggara. Di berbagai daerah di Indonesia banyak terdapat pohon jengkol. Pohonnya besar dan biasa dijadikan bahan kayu pada bangunan. Di kota-kota besar, jengkol dijual di pasar-pasar tradisional dan dengan harga yang menggiurkan.

Di Indonesia, jengkol sudah seperti saudara kandung petai atau pete. Keduanya memiliki bau khas, terutama berpengaruh terhadap bau urin, tapi rasanya jangan ditanya. Jengkol punya kelebihan lain, pengolahannya lebih beragam dan semakin membuat jengkolers makin cinta.

Kalau MP Friends gemar makan jengkol, jangan hanya makan tanpa tahu apa khasiatnya. Berikut merahputih.com sajikan 10 manfaat mengonsumsi jengkol bagi kesehatan, diolah dari berbagai sumber.

1. Mencegah diabetes

Mengonsumsi jengkol dalam jumlah berlebihan memang tak baik bagi kesehatan. Jadi, mengonsumsi jengkol sebagai bahan makanan bisa dilakukan dengan normal untuk mendapatkan khasiat yang terkandung di dalamnya.

Salah satu manfaat mengonsumsi jengkol yaitu mencegah diabetes. Zat dalam jengkol dapat menurunkan kadar gula darah dengan cepat.

Jengkol. (Instagram/nonoviskandar)
Jengkol. (Instagram/nonoviskandar)

2. Bermanfaat untuk kesehatan jantung

Kandungan antioksidan dalam jengkol dapat berdampak positif bagi kesehatan jantung. Racun dalam tubuh akan sulit masuk ke dalam pembuluh karena zat-zat antioksidan dalam jengkol ini.

Jengkol juga bermanfaat untuk mencegah penghambatan di pembuluh darah sehingga jantung dapat berfungsi dengan baik.

3. Manfaat kesehatan bagi ibu hamil

Jengkol dapat bermanfaat bagi kesehatan ibu hamil dan janin yang dikandungnya. Hal itu salah satunya karena jengkol memiliki kandungan serat yang tinggi sehingga dapat mencegah sembelit pada ibu hamil.

Selain kandungan serat itu, jengkol juga memiliki kandungan kalsium tinggi yang sangat bermanfaat untuk pertumbuhan tulang pada janin menjadi lebih kuat.

Nasi dan jengkol (Instagram/ulayyaw)
Nasi dan jengkol (Instagram/ulayyaw)

4. Mencegah anemia

Jengkol mengandung zat besi yang baik untuk mencegah kekurangan produksi sel darah merah. Kekurangan zat besi dalam tubuh akan berakibat juga terhadap produksi sel darah merah.

Seperti diketahui, anemia merupakan gangguan kesehatan berkurangnya jumlah sel darah merah atau kandungan hemoglobin dalam darah. Kekurangan zat besi atau terkena anemia berakibat pada tubuh yang lemah atau tidak bersemangat.

Jengkol. (Instagram/tantitanjung)
Jengkol. (Instagram/tantitanjung)

5. Mencegah tulang keropos

Mengonsumsi jengkol dapat membantu pencegahan tulang keropos atau osteoporosis. Hal itu berarti juga memperkuat tulang maupun gigi.

Kandungan kalisum dan fosforlah yang membuat jengkol baik untuk tulang dan gigi.

Semur jengkol. (Instagram/dodywazza)
Semur jengkol. (Instagram/dodywazza)

6. Baik bagi wanita yang sedang haid

Manfaat langsung jengkol bagi wanita yang sedang haid atau menstruasi hampir sama dengan poin 4, yaitu mencegah anemia. Wanita yang sedang menstruasi sangat baik mengonsumsi jengkol dalam jumlah cukup.

Wanita yang sedang menstruasi berarti secara umum berkurangnya zat besi darah. Kekurangan zat besi saat menstruasi berakibat pada tubuh yang lemah atau tidak bersemangat. Maka dengan mengonsumsi jengkol sangat baik karena zat besi yang terkandung di dalamnya.

7. Membantu mengatasi sembelit

Kesehatan tubuh sangat berhubungan dengan kelancaran pencernaan.

Bagi yang ingin menurunkan berat badan, mengonsumsi jengkol sangat baik. Jengkol memiliki kandungan serat yang sangat tinggi sehingga dapat melancarkan buang air besar (BAB).

Jengkol mentah. (Instagram/rezanuzaz)
Jengkol mentah. (Instagram/rezanuzaz)

8. Pembantukan jaringan tubuh

Jengkol memiliki kandungan protein yang sangat tinggi. Protein dapat membantu pembentukan jaringan dalam tubuh.

Penelitian menyebutkan jengkol bahkan memiliki kandungan protein jauh lebih banyak dibandingkan dengan kandungan protein pada kacang hijau dan kedelai.

9. Jengkol dapat membasmi radikal bebas

Jengkol memiliki beberapa kandungan vitamin seperti seperti vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, dan vitamin C.

Vitamin A dapat menjaga kesehatan mata. Vitamin A dan vitamin C juga bermanfaat sebagai antioksidan. Antioksidan ini dikenal sebagai zat kuat untuk menangkal radikal bebas penyebab kanker.

Jengkol. (Instagram/madam_elis)
Jengkol. (Instagram/madam_elis)

10. Mencegah cacat pada bayi

Kita sebelumnya membahas bahwa mengonsumsi jengkol sangat baik bagi kesehatan ibu hamil dan janin yang dikandungnya. Lebih spesifik, jengkol dapat mencegah kecacatan pada bayi.

Manfaat jengkol bayi bayi karena kandungan asam folat. Asaf folat ini dapat mencegah cacat bawaan pada bayi.

Olahan jengkol. (Instagram/kee_eser)
Olahan jengkol. (Instagram/kee_eser)

Jengkol memang makanan desa yang populer di Indonesia. Rasanya yang khas juga dibarengi dengan khasiatnya yang segudang. Namun demikian, mengonsumsi jengkol secara berlebihan tidak baik untuk kesehatan. Bagi jengkolers, tetap harus ingat bahwa setiap yang berlebihan tidak baik.

Salah satu yang tidak disukai dari jengkol karena baunya, terutama jengkol berpengaruh terhadap bau urin menjadi sangat menyengat. Tapi jangan khawatir, ada rahasia bagaimana menghilangkan bau jengkol seperti dituturkan pengolah jengkol dalam artikel Ini Rahasia Solihin Agar Jengkol Tidak Meninggalkan Bau

Tags Artikel ini

Related artikel

Tranding Tags

Yuk ngobrol dengan kami